Cuekin Peringatan Rusia, AS Uji Coba Rudal Balistik Antarbenua
Kredit Foto: Sindonews
Moskow, yang akhirnya juga meninggalkan Perjanjian INF, sangat mengecam langkah Washington. Presiden Rusia Vladimir Putin memperingatkan bahwa pengabaian perjanjian utama kontrol senjata akan memicu "perlombaan senjata yang tidak terkendali".
Hanya dua minggu setelah "membunuh" Perjanjian INF 1987, AS menguji tembak rudal jelajah yang dilarang oleh perjanjian tersebut. Rusia menunjukkan pada saat itu bahwa tes itu mengungkapkan bahwa Pentagon sebenarnya telah lama bersiap untuk merusak Perjanjian INF dengan mengembangkan sistem senjata terlarang secara rahasia. Pada hari Selasa, Pentagon mengonfirmasi laporan bahwa setidaknya satu hulu ledak nuklir berdaya ledak rendah telah dipasang di kapal selam AS.
Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Ryabkov menyebut berita penggunaan senjata nuklir pada kapal selam itu sangat memprihatinkan. "Karena itu menunjukkan bagaimana AS benar-benar menurunkan standar (menggunakan senjata nuklir), dan berasumsi bahwa mereka dapat melakukan perang nuklir terbatas dan menang," katanya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Editor: Shelma Rachmahyanti
Tag Terkait: