Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

BI Sampaikan Rencana Anggaran 2022 ke DPR, ini Poin-poinnya

BI Sampaikan Rencana Anggaran 2022 ke DPR, ini Poin-poinnya Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) menyampaikan Rencana Anggaran Tahunan Bank Indonesia (ATBI) Tahun 2022 kepada Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta.

Penyampaian ATBI merupakan perwujudan komitmen BI untuk senantiasa mengedepankan prinsip governance, antara lain transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas dan wewenang sebagai bank sentral guna mencapai tujuan yang diamanatkan, sebagaimana yang tertuang dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2009.

Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan, rencana ATBI menggambarkan rencana penerimaan dan pengeluaran dalam rangka pelaksanaan program dan kegiatan untuk mendukung pencapaian tugas utama BI yang diamanatkan dalam Undang-Undang meliputi anggaran operasional dan anggaran kebijakan baik di Kantor Pusat (KP), Kantor Perwakilan Dalam Negeri (KPwDN), maupun Kantor Perwakilan Luar Negeri (KPwLN).

"Rencana ATBI Tahun 2022 yang disampaikan kepada DPR RI mencakup empat hal yaitu Pelaksanaan Tugas Bank Indonesia Tahun 2021, Evaluasi Pelaksanaan ATBI Tahun 2021, Arah Kebijakan Bank Indonesia Tahun 2022, dan Rencana ATBI Tahun 2022," ujar Erwin di Jakarta, Senin (16/8/2021). Baca Juga: Atasi Pandemi Covid-19, Bos BI Serukan Kolaborasi

Lebih lanjut katanya, BI menegaskan komitmen untuk terus berkontribusi nyata terhadap perekonomian dan kesejahteraan rakyat Indonesia, dengan mengoptimalkan seluruh bauran kebijakan BI dan bauran kebijakan nasional di tahun 2022 untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan stabilitas sistem keuangan serta mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional lebih lanjut.

"Dalam mendukung arah bauran kebijakan dimaksud, BI akan terus memperkuat sinergi dan koordinasi kebijakan dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas ekonomi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mengendalikan defisit transaksi berjalan," cetusnya.

BI juga terus memperkuat koordinasi kebijakan moneter-fiskal, termasuk terkait keberlanjutan kontribusi BI dalam pembiayaan untuk pemulihan ekonomi nasional (PEN). Arah kebijakan BI yang responsif terhadap perkembangan ekonomi terkini, kondisi lingkungan strategis yang selalu bergerak dinamis, serta tantangan dan proyeksi ke depan mewarnai penyusunan Rencana ATBI tahun 2022.

Guna mendukung arah kebijakan yang akan ditempuh pada tahun 2022, BI akan melanjutkan empat transformasi yakni transformasi kebijakan, transformasi organisasi, transformasi SDM dan budaya kerja, serta transformasi digital.

Lebih lanjut, untuk memastikan bahwa Rencana ATBI 2022 telah disusun secara akuntabel, govern, dan mempertimbangkan kesinambungan strategi tahun sebelumnya, penyusunan program kerja dan anggaran tahun 2022 telah dipertajam dan diselaraskan dengan tahapan Strategic Business Plan (SBP) BI tahun 2020-2025, serta memerhatikan pencapaian outcome, output, dan proses Program Strategis.

"Dengan demikian, program kerja dan anggaran yang disusun dapat mendukung upaya pencapaian Visi BI 2025 yaitu “Menjadi Bank Sentral Digital Terdepan yang Berkontribusi Nyata terhadap Perekonomian Indonesia dan Terbaik di antara Negara Emerging Markets untuk Indonesia Maju," tutup Erwin.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Fajar Sulaiman
Editor: Fajar Sulaiman

Bagikan Artikel: