Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

200 Wanita Direkrut Oleh Kantor Urusan 2 Masjid Suci, Imam Masjidil Haram Beber Alasannya

200 Wanita Direkrut Oleh Kantor Urusan 2 Masjid Suci, Imam Masjidil Haram Beber Alasannya Kredit Foto: Twitter/@haramaininfo
Warta Ekonomi, Riyadh -

Lebih dari 200 wanita tahun ini telah dipekerjakan oleh Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci sebagai bagian dari upaya untuk mempromosikan kehadiran wanita di masyarakat Arab Saudi.

Selama kunjungan ke paviliun Haramain di Pameran Buku Internasional Riyadh pada Minggu (10/10/2021), Syekh Abdulrahman Al-Sudais, imam Masjidil Haram di Mekah dan presiden kepresidenan umum, bertemu dengan penduduk setempat dan berbicara tentang peran dan keterlibatan perempuan dalam mengelola urusan masjid.

Baca Juga: Pengumuman dari Tanah Suci, Jemaah yang Disuntik Sinovac Wajib Divaksin Booster

“Di Kerajaan Arab Saudi, wanita memiliki jalan yang jelas, dan dengan demikian, kami telah memberikan saudara perempuan kami, yang memegang gelar doktor dan gelar master, sebuah kesempatan," kata imam Al-Sudais, melansir Arab News, Rabu (13/10/2021). 

“Kami mendukung para pemimpin kami untuk mendukung Visi Saudi 2030 untuk memberdayakan perempuan dan mendorong kaum muda. Wanita telah mencapai kesuksesan besar di kursi kepresidenan yang harus dipuji dan disorot oleh media,” tambahnya.

Al-Sudais diberi pengarahan tentang paviliun dan isinya, terutama koleksi Kompleks Raja Abdulaziz untuk penutup Ka'bah, yang merinci tahapan pembuatan, termasuk menenun dan mewarnai, dan tampilan manuskrip langka dan publikasi ilmiah.

“Perempuan telah memainkan peran historis dalam berdirinya Kerajaan Arab Saudi. Hari ini, Kerajaan berkomitmen melalui Visi 2030 untuk memberdayakan perempuan sejalan dengan nilai-nilai Islam dan identitas nasional kita.

“Hari ini, kaum muda mewakili 90 persen anggota kepresidenan di berbagai bidang,” tambahnya.

Pada bulan Agustus, Al-Sudais menunjuk Dr. Al-Anoud Al-Aboud dan Dr. Fatima Al-Rashoud sebagai asisten di kantornya selain posisi senior lainnya dalam organisasi.

“Kami berusaha memberi perempuan tempat yang layak dan memadai yang diperintahkan oleh agama kami dan diterapkan oleh para pemimpin kami,” katanya.

Pameran buku, yang dianggap sebagai yang terbesar di kawasan ini, dihadiri oleh 1.000 penerbit selama acara 10 hari tersebut.

Pameran budaya dan kuliah tamu, serta permainan interaktif, stand anak-anak, dan stasiun bacaan tersedia di sepanjang acara yang diakhiri dengan pertunjukan kembang api di atas pusat pameran.

Baca Juga: Industri Perkebunan Berpegang Teguh Pada Konsep Bisnis Berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel: