Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Keperkasaan Dolar, Rontokan Harga Emas

Keperkasaan Dolar, Rontokan Harga Emas Kredit Foto: Freepik/user4436526
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga emas pada perdagangan 27 Oktober 2021 terpantau terus memperpanjang aksi jual yang dialami sejak hari Selasa kemarin, karena penjual berhasil mendesak harga untuk tembus ke bawah level psikologis yang sangat penting, sekarang di sekitar US$1793.

Di balik ini, valuasi Dolar AS yang masih menjadi fokus utama jelang agenda-agenda penting terus menjaga tekanan sisi bawah tetap utuh pada harga emas.

Menjelang rilis PDB Q3 AS, minat pasar untuk bertaruh pada Dolar AS terpantau naik seiring dengan suasana pasar yang risk-on setelah beberapa perusahaan raksasa yang melantai di bursa AS kembali melaporkan kinerja baik.

Baca Juga: Kena Prank! Harga Emas Antam Hari Ini Rontok, Balik ke Tempat Semula!

“Ke depannya, meskipun penurunan tampak terbatas pada harga emas di tengah meningkatnya kekhawatiran inflasi global, masih ada harapan yang sebelumnya menopang harga emas, yaitu adanya kekhawatiran inflasi di luar kendali dan krisis rantai pasokan,” kata Research & Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX), Muhammad Dzaki Adani, dalam keterangannya, Rabu (27/10/2021).

Sementara juga saat ini, pasar sedang menunggu berita dari pertemuan bank sentral mendatang yang mungkin memicu volatilitas selama beberapa sesi ke depan sementara data ekonomi lapis dua AS nanti malam juga dapat menggerakkan persepsi pasar tentang suku bunga, inflasi dan tingkat pertumbuhan. 

“Pergerakan harga emas pagi ini masih koreksi dengan zona support penting terdekat di areal $1785 dan resistance terdekat berada di areal $1795 hingga ke areal $1800. Support terjauh harga emas kini berada di areal $1781 hingga ke areal $1778,” tutup Dzaki.

Baca Juga: J Trust Bank Bidik Pembiayaan KPR Capai Rp 25 Miliar Per Bulan di 2023

Penulis: Annisa Nurfitriyani
Editor: Annisa Nurfitriyani

Advertisement

Bagikan Artikel: