Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Caplok Bank Fama, Perusahaan Milik Konglomerat Eddy Sariaatmadja Habiskan Duit Rp908 Miliar!

Caplok Bank Fama, Perusahaan Milik Konglomerat Eddy Sariaatmadja Habiskan Duit Rp908 Miliar! Kredit Foto: FORBES INDONESIA/AHMAD ZAMRONI
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) melalui PT Elang Media Visitama (EMV) akan mengakuisisi mayoritas saham PT Bank Fama International. Lengan bisnis milik konglomerat Eddy Sariaatmadja ini akan mengambil alih 93% dari total saham Bank Fama. 

Persentase tersebut setara dengan pembelian 9.089.503.800 lembar saham Bank Fama dengan nominal Rp100 per saham. Jika dikalkulasikan, nilai transaksi akuisisi yang akan dilakukan Grup Emtek kali ini mencapai Rp908,95 miliar. EMV akan membeli saham Bank Fama dari empat pemegang saham yang berbeda. Baca Juga: Jumat Berkah! Harga Emas Antam Meroket Parah, Bikin Emak-Emak Sumringah!

Sejumlah 4.428.701.427 saham Bank Fama akan dibeli dari Junus Jen Suherman; 1.704.285.876 saham dari Edi Susanto; 1.704.285.876 saham dari Dewi Janti; dan 1.252.230.621 saham lainnya dari PT Surya Putra Mandiri Sejahtera. Salah satu pertimbang EMV dalam mengakuisi Bank Fama ialah rencana perusahaan untuk mendukung pemerintah dalam mempermudah akses perbankan di sektor usaha UMKM.  Baca Juga: The Real Sultan! Perusahaan Konglomerat Eddy Sariaatmadja Mau Caplok Rumah Sakit Lagi!

"Pengambilalihan yang diusulkan mewakili investasi strategis oleh EMV dan diharapkan meningkatkan pendapatan di masa depan dan nilai dari EMV," jelas manajemen pada Jumat, 5 November 2021.

Akuisisi tersebut tidak hanya berdampak positif bagi peningkatan nilai EMV, tetapi juga bagi Bank Fama karena modal inti perusahaan dapat sesuai dengan aturan OJK, yakni sebesar Rp3 triliun. Diketahui, saat ini modal inti Bank Fama tercatat sebesar Rp1 triliun dan senilai Rp2 triliun lainnya wajib dipenuhi maskimal pada 31 Desember 2021 ini.

Penulis: Lestari Ningsih
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan