Camkan! Kalau Ditawari Jadi Capres, Prabowo Tak Akan Menolak Asalkan....

Camkan! Kalau Ditawari Jadi Capres, Prabowo Tak Akan Menolak Asalkan.... Kredit Foto: Instagram/Prabowo Subianto

Sebagian besar kader Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) mendorong Ketua Umumnya, Prabowo Subianto untuk maju pada pemilihan presiden (pilpres) 2024. Namun, Menteri Pertahanan itu hingga kini belum menjawabnya.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Yusuf Irfan Hakim, menyakini bahwa Prabowo bakal menerima desakan kader dan relawan untuk nyapres kembali di pilpres 2024. 

“Beliau kan seorang prajurit. Prajurit itu kalau rakyat dan negara memanggil, apa pun siap dilaksanakan. Kalau sebagian besar kader meminta beliau maju, tidak akan menolak selama beliau sehat,” kata Gus Irfan kepada Rakyat Merdeka, kemarin. Baca Juga: Pengamat Blak-blakan Soal Kemungkinan Prabowo di Pilpres 2024: Sangat Ambisius

Cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy’ari ini menambahkan, wajar jika rakyat masih menginginkan eks Danjen Kopassus ini nyapres. Sebab rekam jejak Prabowo sudah terbukti, baik selama di militer, partai politik, maupun pemerintahan.

“Di militer, membawa Kopassus menjadi pasukan yang disegani di dunia. Di politik, luar biasa. Di Menhan, juga semakin ketahuan kapasitas beliau,” sebut pria yang akrab disapa Gus Irfan.

Sejauh ini, belum ada nama alternatif selain Prabowo dari Partai Gerindra untuk capres 2024. Soal koalisi, partainya terbuka bekerja sama dengan partai manapun.

“Meski belum resmi, calon internal kami tetap Pak Prabowo. Koalisi pasti, tapi kita masih menunggu dinamika perpolitikan ke depan. Kalau sudah ada relawan yang menduet-duetkan, biarkan saja itu gerakan dari bawah,” tandasnya.

Gus Irfan mengatakan, kunci kemenangan Prabowo di Pilpres 2024 yakni, Jawa Timur (Jatim). Sebab, pada Pilpres sebelumnya, Prabowo selalu kalah di provinsi ini.

“Jatim suara kunci di Indonesia. Pak Prabowo hampir menang di seluruh Indonesia kecuali Jatim dan Jawa Tengah. Kalau bisa menang di Jatim, Pak Prabowo Presiden,” katanya.

Karenanya, putra mantan pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, Jatim KH. Yusuf Hasyim ini meminta, kader Gerindra di Jatim bekerja keras memenangkan partai dan Ketua Umumnya Prabowo dalam Pilpres 2024.

“Apalagi di berbagai survei, Pak Prabowo di posisi puncak. Lagi-lagi saya mengutip pernyataan Gus Dur yang mengatakan, Pak Prabowo jadi presiden saat tua. Insya Allah 2024. Usia beliau 73,” ucap GusIrfan.

Serupa, Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, saat meresmikan kantor Dewan Pimpinan Cabang Gerindra Kota Semarang, Minggu (28/11) juga menyakini, kemungkinan besar Prabowo akan menerima mandat dari kader untuk maju pada Pilpres 2024.

“Kader menilai, masih ada cita-cita partai yang belum terwujud. Majunya beliau karena begitu besar harapan rakyat, pembangunan harus berlanjut, cita-cita kita berpartai belum terwujud. Dengan tidak mendahului jawaban beliau, saya katakan sekali lagi, Insya Allah Pak Prabowo akan maju di Pilpres 2024,” lanjut kata Muzani.

Soal koalisi, Muzani berharap, Gerindra bekerja sama dengan PDI Perjuangan. Peluang ini amat terbuka karena cita-cita kedua partai sama. Yakni, membangun Indonesia dan membela kepentingan rakyat. Kenapa kita tidak bekerja sama untuk mencapai tujuan itu. Untuk apa kita membuat kegaduhan, padahal kita bisa bekerja sama,” kata Muzani. 

Investasi terbaik ialah investasi leher ke atas. Yuk, tingkatkan kemampuan dan keterampilan diri Anda dengan mengikuti kelas-kelas di WE Academy. Daftar di sini.

Lihat Sumber Artikel di Rakyat Merdeka Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

WE Discover

Berita Terkait

Video Pilihan

Terpopuler

Terkini