Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ikut Komentari Krisis Rusia-Ukraina, Presiden Turki Erdogan Ingin Bertemu Putin

Ikut Komentari Krisis Rusia-Ukraina, Presiden Turki Erdogan Ingin Bertemu Putin Kredit Foto: Anadolu Agency
Warta Ekonomi, Ankara -

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menilai prospek invasi Rusia ke Ukraina tidak realistis. Ia pun merasa perlu membahasnya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dilansir dari Reuters, Barat telah menyuarakan ketakutan akan kemungkinan invasi ke Ukraina oleh puluhan ribu tentara Rusia yang berkumpul di dekat perbatasannya. Namun, dugaan rencana itu dibantah Rusia.

Baca Juga: Ada yang Ingin Bikin Jokowi Kayak Erdogan dan Putin

"Saya tak melihat invasi Rusia ke Ukraina sebagai pendekatan yang realistis karena Ukraina bukan negara biasa. Ukraina adalah negara yang kuat. Sementara itu, agar bisa melancarkan invasi, Rusia perlu merevisi situasi di seluruh dunia dan di negerinya sendiri," komentar Erdogan pada Senin (17/1/2022).

Ia pun menambahkan kalau kawasan itu tak bisa menerima perang lagi. Langkah seperti itu juga salah.

"Tentu saja, kita perlu meletakkan masalah ini di atas meja dan mendiskusikannya dengan Putin," sambungnya.

Turki yang juga merupakan anggota NATO punya hubungan baik dengan Kyiv sekaligus Moskow. Namun, negara itu menentang kebijakan Rusia di Suriah dan Libya, serta aneksasi semenanjung Krimea pada 2014.

Sembari menjalin kerja sama dengan Rusia di bidang pertahanan dan energi, Ankara juga telah menjual drone canggih ke Ukraina. Langkah itu membuat Moskow marah.

Pada bulan November, Erdogan mengatakan siap menjadi mediator dalam krisis tersebut. Tawaran ini disambut baik oleh Kyiv, tetapi ditolak Moskow. Selain itu, menurut Ankara, sanksi terhadap Rusia tak akan menjadi solusi untuk mengatasi masalah ini.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan