Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kontribusi Sawit Paling Besar Terhadap Ekspor Pertanian Sulawesi Barat

Kontribusi Sawit Paling Besar Terhadap Ekspor Pertanian Sulawesi Barat Kredit Foto: Elaeis
Warta Ekonomi -

Sepanjang tahun 2021, sektor pertanian di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) membukukan nilai ekspor mencapai Rp5,8 triliun.

Kepala Karantina Pertanian Sulbar, Agus Karyono mengatakan, capaian ekspor di Sulbar merupakan kontribusi seluruh mitra kerja Karantina Pertanian. Berdasarkan data sistem Automasi Badan Karantina Pertanian (IQ-Fast), tahun 2021 Sulbar telah melakukan ekspor sebanyak 438 ribu ton dengan nilai barang mencapai Rp5,8 triliun.

"Ini capaian yang sangat luar biasa jika dibandingkan pada tahun 2020 yang hanya 276 ribu ton barang ekspor dengan nilai barang Rp 2,2 triliun," kata Agus. 

Menurutnya, komoditas yang paling besar nilai ekspornya adalah minyak kelapa sawit dan beragam produk turunannya. Sawit dan produk turunannya diekspor ke China, Jepang, Pakistan, Korea Selatan, Filipina, dan Bangladesh.

"Kita sangat bangga akan hal ini. Namun di saat yang sama, kita juga menginginkan ada komoditas unggulan lain yang bisa menyamai potensi ekspor sawit. Misalnya sarang walet, kopi, kakao, kopra, nilam dan getah pinus," sebutnya.

Di tahun ini pihaknya yakin Sulbar masuk 5 besar provinsi pengekspor. Hal ini berdasarkan ragam komoditas pertanian di Sulbar yang berpotensi diekspor.

"Potensi ini mesti kita garap dengan memaksimalkan sinergi berbagai pihak serta memacu kinerja ekspor melalui program Kementerian Pertanian yaitu Gratieks atau Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor," tegas Agus. 


 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Elaeis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Elaeis.

Editor: Ellisa Agri Elfadina

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan