Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pengamat Blak-blakan Sebut Ahok Tidak Pantas Pimpin Ibu Kota Negara: Sangat Rentan Kontroversi!

Pengamat Blak-blakan Sebut Ahok Tidak Pantas Pimpin Ibu Kota Negara: Sangat Rentan Kontroversi! Kredit Foto: Antara/Miftahul Hayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat komunikasi dan politik Jamiluddin Ritonga menilai Komisaris PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok belum layak menjadi kepala otorita ibu kota negara (IKN).

Jamiluddin berkaca pada status Ahok yang pernah menjadi terpidana kasus penistaan agama.

"Sosok yang pernah dipidana tidak layak menjadi kepala otorita IKN," ujar Jamiluddin dilansir GenPI.co, Sabtu (22/1).

Menurut Jamiluddin, status mantan terpidana membuat Ahok tidak memenuhi syarat akuntabilitas.

"Jadi, sangat rentan kontroversi," ucap akademisi dari Universitas Esa Unggul itu.

Baca Juga: Nggak Cuma Kader PDIP, Ruhut Kini Juga Belain Prabowo… Eh Minta Kader PKS Harus Diborgol Polisi

Dia menyebut masih banyak anak bangsa yang lebih layak dibandingkan Ahok.

Jamiluddin pun menyarankan Presiden Joko Widodo alias Jokowi memilih sosok yang resistensinya kecil.

“(Tujuannya, red) agar ketua otorita IKN diterima mayoritas anak bangsa," tutur Jamiluddin.

Dia menyarankan Jokowi memilih figur berkapasitas menteri sebagai kepala otorita IKN.

"Dengan demikian, kepala otorita bisa mengelola IKN dengan optimal dan tanpa menimbulkan kontroversi," jelas Jamiluddin. (*)

Baca Juga: Saat 212 Lantang "Bilang" Ahok Memecah Belah NKRI, Eh Ngabalin Kini Dukung Ahok Jadi Pemimpin IKN

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan