Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Trisula Maut Dunia Terang-terangan Satukan Kekuatan Ancam Amerika

Trisula Maut Dunia Terang-terangan Satukan Kekuatan Ancam Amerika Kredit Foto: AP Photo/US Navy/Michael Jarmiolowski
Warta Ekonomi, Moskow -

Trisula maut Iran, China dan Rusia terang-terangan satukan kekuatan. Prediksi pengamat, Amerika bisa kena kiamat.

Sejak Jumat (21/1/2022), trisula maut dunia ini sudah menggelar latihan tempur laut bersama.

Baca Juga: Inggris dan Sekutu Pasang Badan Lawan Kediktatoran Rusia dan China

Dengan sandi Sabuk Keamanan Laut 2022, trisula maut ini benar-benar menebar ancaman serius ke Amerika cs.

Latihan tempurnya pun tak main-main. Seluruh mesin perang gahar tiga negara ikut dipertontonkan.

Dari gambaran yang diberitakan Reuters, Jumat (21/1/2022), ini merupakan latihan perang laut terbesar yang diperlihatkan Iran, China dan Rusia sejak 2019.

Mostafa Tajoldin, juru bicara latihan perang bersama dari Iran rmengatakan, pasukan angkatan laut dari tiga kekuatan akan mengambil bagian dalam berbagai latihan.

Dilaporkan jika ketiga negara itu akan berlatih taktis yakni menyelamatkan kapal yang terbakar, melepaskan kapal yang dibajak dan menembak sasaran udara di malam hari.

"Tujuan dari latihan ini adalah untuk memperkuat keamanan dan fondasinya di kawasan," kata pejabat Iran itu kepada ISNA.

Ini sekaligus untuk memperluas kerja sama multilateral antara ketiga negara untuk mendukung perdamaian dunia, keamanan maritim, dan menciptakan komunitas maritim dengan masa depan bersama.

Presiden Iran, Raisi telah menempuh kebijakan 'merapat ke timur' untuk memperkuat hubungan dengan China dan Rusia.

Itu dilakukan untuk menghadapi tekanan politik dan ekonomi yang meningkat dari Amerika Serikat dan negara-negara barat lainnya.

Menurut media pemerintah Iran, Ebrahim Raisi bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin dalam upaya untuk menjalin hubungan yang berkelanjutan dan komprehensif.

“Kami memiliki kepentingan bersama yang dapat membantu memperkuat keamanan di kawasan dan mencegah unilateralisme (oleh AS),” katanya.

'Presiden Putin sebelumnya telah berikrar tentang kemungkinan aliansi militer antara Moskow, Beijing dan Teheran.

"Rusia dan China bukan sekutu alami, tapi mereka memiliki musuh bersama sekarang. Pasukan mereka sekarang berlatih bersama sehingga mereka berkomunikasi satu sama lain," ujarnya.

Analisis pengamat, langkah yang diambil China, Rusia dan Iran tersebut bisa membawa kiamat bagi Amerika. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan