Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ucapan Ruhut Sungguh Tak Disangka, Jokowi Sampai Disebut: Sudahlah Pak!

Ucapan Ruhut Sungguh Tak Disangka, Jokowi Sampai Disebut: Sudahlah Pak! Kredit Foto: Instagram/ruhutp.sitompul
Warta Ekonomi, Jakarta -

Politikus PDI Perjuangan Ruhut Sitompul mendukung perihal Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

Ruhut menilai Komisaris Utama PT Pertamina itu merupakan sosok paling tepat sebagai Kepala Otorita IKN Nusantara.

Baca Juga: Nggak Cuma Kader PDIP, Ruhut Kini Juga Belain Prabowo… Eh Minta Kader PKS Harus Diborgol Polisi

"Bukan pantas lagi, sangat tepat Ahok, yang lain itu apa mampu masuk nominasi?," ujar Ruhut dikutip dari JPNN.com, Senin (24/1/2022).

Bahkan, Ahok dianggap pantas karena memiliki sepak terjang dan pengalaman sebagai seorang pemimpin.

Ruhut berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) memilih Ahok menjadi Kepala Otorita IKN Nusantara.

"Ahok bukan hanya jago teori, praktiknya dia sudah buktikan di Jakarta, dia sudah buktikan di Pertamina. Sudah Pak Jokowi, pendukung setiamu Ruhut Sitompul sangat mendukung Ahok menjadi pimpinan Otorita IKN Nusantara," tegas dia.

Sebelumnya, pengamat Tata Kota Universitas Trisakti Nirwono Joga menilai Ahok belum pantas menjadi Kepala Otorita IKN Nusantara.

Menurut Nirwono, pengelolaan ibu kota baru harus berfokus pada pembangunan selama 5 tahun pertama.

"Oleh karena itu, harus dipilih kepala otorita yang bisa mewujudkan hal itu. Posisi Pak Ahok belum tepat atau belum saatnya," ujar Nirwono saat dikonfirmasi, Jumat (21/1/2022).

Kepala Otorita IKN lainnya juga dinilai belum layak, di antaranya ada mantan Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Alfi Dinilhaq

Bagikan Artikel:

Video Pilihan