Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ingin Adili Edy Mulyadi, Tokoh Adat Suku Dayak Perlihatkan Mandau Terbang: Kamu Mau Ini? Saya Siap!

Ingin Adili Edy Mulyadi, Tokoh Adat Suku Dayak Perlihatkan Mandau Terbang: Kamu Mau Ini? Saya Siap! Kredit Foto: Instagram
Warta Ekonomi, Jakarta -

Masyarakat Suku Dayak, Kalimantan tampak kesal dengan ucapan jurnalis senior Edy Mulyadi yang menyebut kawasan Kalimantan menjadi tempat jin membuang anak. Itu Disampaikan Edy untuk  mengkritik perpindahan Ibu Kota Negara ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. 

Sebagaimana yang dilihat dalam sebuah potongan video yang kini sedang viral di media sosial sejumlah tetua dan tokoh adat masyarakat Dayak mengecam  keras  pernyataan Edy. 

Baca Juga: Kepalanya Maunya Dijadikan Bantal Sama Warga Kalimantan, Edy Mulyadi Auto Kena Mental!

Tidak main-main, mereka bahkan mengancam bakal mengirim mandau terbang  untuk mengadili Edy yang disebut telah menyakiti hati masyarakat Kalimantan. 

Mandau adalah senjata tradisional masyarakat Dayak yang bisa dipakai untuk berperang, senjata ini disebut - sebut memiliki kekuatan mistis dan cukup sakti lantaran bisa terbang sendiri dan menyasar musuh - musuhnya. 

"Kamu mau ini? Saya siap!,” kata salah satu tokoh adat  Masyarakat Dayak sembari memperlihatkan mandau terbang sebagaimana dilihat dalam sebuah video yang diunggah akun instagram @infokalteng Senin (24/1/2022).

Supaya tidak terjadi hal - hal yang diinginkan,  tokoh adat yang tidak menyebutkan namanya itu meminta supaya polisi segera turun tangan menangkap Edy karena ucapannya itu dinilai sangat rasis.

"Meminta Mabes Polri agar segera menangkap Edy Mulyadi untuk diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya. 

Tidak ingin membuang - buang waktu, tokoh adat itu hanya memberikan waktu 1 x 24 jam kepada polisi untuk meringkus  Edy. Jika itu tidak dilakukan, maka pihaknya bakal mengadili Edy dengan cara mereka sendiri.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Alfi Dinilhaq

Tag Terkait:

Bagikan Artikel:

Video Pilihan