Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Alamak! Penceramah Ini Bilang Jokowi Melawan Allah Gegara Pindahkan Ibu Kota Negara

Alamak! Penceramah Ini Bilang Jokowi Melawan Allah Gegara Pindahkan Ibu Kota Negara Kredit Foto: Antara/BPMI-Muchlis Jr
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pendakwah, Ustaz Irwan Syaifullah menuding Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melawan Tuhan terkait pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur.

Irwan bilang, Jokowi melawan Tuhan lantaran proyek pemindahan Ibu Kota itu diongkosi pakai dana pinjaman alias hutang. Dalam perspektif Islam lanjut Irwan uang pinjaman adalah riba, dan hal itu dilarang Tuhan.

Pernyataan itu dilontarkan Irwan dalam sebuah video yang berjudul ‘Penjajahan Oligarki Berkedok Pindah Ibu Kota Baru Harus Dilawan’  Video itu kini tersebar luas di internet setelah di unggah di akun youtube MimbarTube.

Baca Juga: Stt.. Diungkap Hasto PDIP, Terkait Sosok Yang Pimpin IKN Nusantara Jokowi Telah...

“Ini melanggar Pancasila sila pertama, Ketuhanan yang Maha Esa. Berarti kalau begitu, pak Jokowi yang sering kali mengatakan ‘aku Pancasila’, ini merupakan kebohongan,” kata Irwan dikutip Populis.id Kamis (27/1/2022). 

Irwan menyatakan pemindahan Ibu Kota Negara ini memakan ongkos yang lumayan besar, dana  tersebut kata dia dipinjam dari pihak Asing. Dia tidak menyebut nominal dana pinjaman yang ia maksud.

“Kebijakan (pemindahan) ibu kota ini ternyata menggunakan dana asing, dana pinjaman,” tegasnya. 

Irwan menegaskan jika Jokowi benar-benar mencintai pancasila, maka kebijakan yang dibuatnya seharusnya tidak membebani negara dengan  hutang yang disebut terus menggunung.

“Ini kalau mengaku Pancasila harusnya ditinggalkan itu hutang-hutang riba, kalau tidak berarti sekuler,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ustaz Irwan juga menyinggung soal jumlah hutang pemerintahan Jokowi kepada pihak swasta yang menurutnya diprediksi akan mencapai Rp15 ribu triliun.

“Sekarang saja hutangnya negara kepada swasta diperkirakan akan sampai 12 ribu triliun bahkan sampai 15 ribu triliun. Jadi hutang ini sudah meluber pak Jokowi, menggunung, meroket, karena kebijakannya yang zalim, yang menindas, yang melawan Allah SWT, maka menjadikan mereka ini jatuh sendiri,” tukasnya.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Rosmayanti

Bagikan Artikel:

Video Pilihan