Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Strategi Polisi Udara Dukung Pemulihan Ekonomi Diungkap di Buku 'Bhayangkara Penjelajah Angkasa'

Strategi Polisi Udara Dukung Pemulihan Ekonomi Diungkap di Buku 'Bhayangkara Penjelajah Angkasa' Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktorat Kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri memiliki strategi khusus dalam mendukung program pemerintah untuk pemulihan ekonomi nasional.

Direktur kepolisian Udara Korpolairud Baharkam Polri, Brigadir Jenderal (Brigjen) Sumego Adie S,  mengemukakan strategi tersebut ketika memberikan sambutan pada acara peluncuran buku “Bhayangkara Penjelajah Angkasa” di Markas Komando Direktorat Kepolisian Udara, Lapangan Terbang Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Jumat, 1 April 2022.

Sumego mengemukakan strategi yang akan dijalankan Direktorat yang dipimpinnya adalah menempatkan pesawat udara berupa helikopter dan pesawat terbang beserta para awak pesawat (crew) di titik-titik strategis di Polda-Polda perbatasan dan destinasi pariwisata super prioritas dalam upaya pemulihan ekonomi nasional.

Destinasi pariwisata super prioritas tersebut adalah Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kawasan Mandalika, Nusa Tenggara Barat, Candi Borobudur di Jawa Tengah, Danau Toba, Sumatra Utara, Bromo di Jawa Timur, Wakatobi di Sulawesi Tenggara.

“Hingga Likupang, Sulawesi Utara,” katanya.

Selain itu, Sumego menambahkan jika direktorat yang dipimpinnya juga terlibat aktif dalam mendukung penanganan pandemi Covid-19.

“Kami ikut mendistribusikan vaksin beserta tenaga kesehatan ke daerah-daerah yang terisolir,” ujarnya.

Buku “Bhayangkara Penjelajah Angkasa” adalah karya Kolonel (Purn.) John Brata. Dia adalah salah satu purnawirawan yang pernah berdinas di Polisi Udara. Peluncuran buku dihadiri oleh empat orang pembicara yaitu Kolonel (Purn.) Supri Abu, Capt. Monica Anggraeni, Magdalena Wenas dan Pemimpin Redaksi Gatra, Mukhlison Sri Widodo.

Menurut Kolonel (Purn.) Supri Abu, buku "Bhayangkara Penjelajah Angkasa", mampu menjelaskan istilah-istilah penerbangan yang rumit dalam bahasa-bahasa sederhana yang mudah dimengerti oleh pembaca dari kalangan awam.

"Buku ini bukan hanya untuk dibaca oleh para penerbang, tetapi menurut saya juga mudah dimengerti pembaca secara umum," ujarnya.

Sementara Capt. Monica Anggraeni mengutarakan jika semangat Kolonel (Purn.) John Brata untuk terus menulis dan menyelesaikan Bukunya pada usia 81 tahun dapat dijadikan inspirasi bagi anak-anak muda. 

"Mudah-mudahan pada saat yang tepat, saya dapat berkolaborasi dengan beliau," katanya.

Baca Juga: Tokoh NU Bingung ke Presiden Jokowi: Untuk Apa Masih Ikutan Acara Relawan Begini...

Editor: Ferry Hidayat

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: