Kredit Foto: Instagram/Prabowo Subianto
Selain itu, kata Igor, Prabowo Subianto juga dianggap sebagai ‘jalan tengah’ paling memungkinkan untuk meredam polarisasi politik di masyarakat. Prabowo sebagai jalan tengah terbaik untuk melanjutkan kepemimpinan Jokowi 2024.
"Kalau misalkan pertarungan cebong dan kadrun itu kita lihat hadirnya Prabowo itu mampu menghilangkan dikotomi atau polarisasi yang semakin tajam, atau pembelahan di masyarakat," terang Igor
Igor juga berpendapat pasangan Prabowo-Erick dinilai cukup memiliki logistik yang kuat untuk untuk bertarung di pilpres 2024.
“Potensi Prabowo-Erick itu juga dimungkinkan, sangat dimungkinkan karena faktor logistik, kita tahu bahwa pilpres itu akan menguras banyak sumber daya, mobilitas dan lain sebagainya,” terang igor.
Selain memiliki kemampuan finansial yang bagus, Igor menilai Erick Thohir juga memiliki pesona yang menarik sebagai calon wakil presiden jika melihat dari data survei terbaru.
Nama Erick Thohir, lanjut Igor, justru ‘laku keras’ sebagai Cawapres dan dipasangkan dengan nama capres siapa pun, Erick Thohir justru berhasil mendongkrak suara pasangan mereka.
"Maka tepat bila dikatakan bahwa Erick Thohir adalah tokoh kunci atau penentu suara kemenangan di Pilpres 2024," ungkapnya.
Kemudian lanjut Igor, Erick juga relatif dapat diterima semua kalangan masyarakat dan berpotensi mendapat dukungan dari lintas partai politik.
“Kalau Erick ini peluang mungkin koalisi dengan partai lain Gerindra (Prabowo) berpotensi berkoalisi dengan partai lain, karena Erick itu kan bisa jadi Nasdem, PPP merapat dan itu udah cukup, selain dukungan parpol, logistik dan kinerja,” bebernya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait:
Advertisement