Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jokowi Disebut Takut Kalah Pamor dengan Anies, Dedek Prayudi Singgung Eksperimen Politik di JIS

Jokowi Disebut Takut Kalah Pamor dengan Anies, Dedek Prayudi Singgung Eksperimen Politik di JIS Kredit Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mantan politikus PSI, Dedek Prayudi, angkat bicara soal hasil analisis yang diungkap Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun terkait Presiden Jokowi takut kalah pamor dengan salat Ied di Jakarta International Stadium (JIS) yang digelar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Diketahui, Presiden Jokowi melaksanakan salat Ied bersama keluarga di Gedung Agung Yogyakarta dan tidak di Masjid Istiqlal Jakarta. Sementara, Anies Baswedan merayakan Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah di Jakarta International Stadium (JIS).

Baca Juga: Setuju Radikal Tumbuh Subur jika Anies Presiden, "Wahai Ruhut! Kribo Itu Kaset Rusak..."

Dedek Prayudi menyebut narasi Refly Harun seperti membenarkan kalimat Dokter Tifa bahwa salat Ied yang dilaksanakan di JIS memang untuk eksperimen politik Anies Baswedan.

"Sayang sekali, peristiwa yang seharusnya menyatukan malah membumbui perpecahan," cuitnya di Twitter, dikutip pada Jumat (6/5/2022).

Dedek yang telah menyatakan dukungannya kepada Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 menegaskan, Pilkada DKI 2017 penuh dengan tensi sosial yang tinggi akibat sentimen agama hingga ke level ancaman membunuh.

"Itu bukan isu, itu adalah sejarah kelam perjalanan demokrasi di Indonesia, terkhusus di Jakarta. Memang harus dikenang untuk diambil pelajarannya supaya tak terulang," ungkapnya lebih lanjut menanggapi komentar warganet.

Dan, katanya, melabeli mereka yang trauma dan tidak setuju dengan bagaimana politisasi agama menghancurkan kerekatan sosial pada 2017 lalu dengan label Islamophobia.

Sebelumnya, keberhasilan Anies Baswedan menggelar salat Idulfitri 1443 Hijriyah di Jakarta Internasional Stadium (JIS) disoroti dokter Tifauziah Tyasumma yang akrab disapa dr Tifa. dr Tifa mengeklaim Anies Baswedan telah berhasil melakukan eksperimen poltik dengan mengajak masyarakat, utamanya warga DKI Jakarta untuk menunaikan salat Ied di JIS.

Ia menjabarkan, keberhasilan tersebut telah menyentuh emosi terdalam dari umat Muslim, melalui kerinduan yang tertahan selama dua tahun dengan salat Ied.

"Kedua, demo kekuatan yang rill manfaatkan momentum langka," ucap dr Tifa di Twitter.

Selanjutnya kata dia, yang paling epik adalah sampai bikin seseorang harus salat ied di kota lain.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan