Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

ID FOOD Mulai Distribusikan Minyak Goreng Curah dan Gula ke Pasar Tradisional di Kupang

ID FOOD Mulai Distribusikan Minyak Goreng Curah dan Gula ke Pasar Tradisional di Kupang Kredit Foto: Antara/Fikri Yusuf
Warta Ekonomi, Jakarta -

Holding BUMN pangan ID Food bersama Kementerian Perhubungan, Badan Pangan Nasional, PTPN Group, Pos Indonesia, dan BRI bersinergi mendistribusikan gula dan minyak goreng curah ke pasar-pasar tradisional di Kupang.

Direktur Utama Holding Pangan ID FOOD, Frans Marganda Tambunan, mengatakan sebanyak 300 ton minyak goreng curah dan 800 ton gula mulai didistribusikan ke pasar-pasar tradisional dan UMKM di Kupang serta melibatkan juga asosiasi pedagang pasar dan Koperasi melalui anak usaha Holding PT Perusahaan Perdagangan Indonesia dan Rajawali Nusindo.

Baca Juga: PTPN Group dan ID Foods Distribusikan Minyak Goreng dan Gula Konsumsi ke NTT & NTB Melalui Tol Laut

"Ke depan ID FOOD sedang mempersiapkan platform digital agar setiap pendistribusian pangan dapat termonitor hingga ke konsumen," ujar Frans dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (11/5/2022).

Frans mengatakan, kegiatan itu juga merupakan upaya menciptakan ekosistem pangan di wilayah lokal. Frans menambahkan, ID FOOD juga menggandeng nasabah UKM binaan Bank BRI untuk pendistribusian minyak goreng ke pasar-pasar tradisional dan UMKM di daerah. Sementara, BRI dapat mendukung UKM maupun pedagang jika ada yang membutuhkan pembiayaan.

Frans melanjutkan, penyedia minyak goreng dan gula ID FOOD kerja sama dengan PTPN Group, yakni PT Industri Nabati Lestari (INL), anak usaha Holding Perkebunan Nusantara dan gula produksi PTPN II.

Sementara itu, Direktur Bisnis Kecil dan Menengah (BKM) Bank BRI, Amam Sukriyanto menambahkan bahwa BRI menyambut baik sinergi ini. Dengan jaringan kerja yang tersebar hingga pelosok Indonesia, BRI siap mendukung para pelaku UMKM di Indonesia, salah satunya dengan menyinergikan SITOLAUT milik Kementerian Perhubungan dengan layanan BRIStore yang menghubungkan langsung Distributor penjual dan Retailer pembeli dalam sebuah platform aplikasi.

"BRI Optimis dapat turut mendukung pendistribusian produk pangan ke pasar tradisional dan UKM binaan dengan ekosistem pembayaran dan juga pembiayaan melalui KUR BRI," ujar Amam.

Gerakan kolaborasi untuk pemerataan pangan ini diinisiasi pertama kali oleh Badan Pangan Nasional bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

"Kolaborasi agregasi pangan via tol laut ini diciptakan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan, perdana dan prioritas Kupang NTT, selanjutnya wilayah timur lain termasuk Sorong, Merauke, jadi kita berdayakan wilayah Timur sehingga di Timur pun perekonomiannya juga berkembang. Selain minyak goreng dan gula, ke depannya bisa juga distribusi komoditas lain via tol laut seperti beras dan jagung. Hal ini juga dibahas sebelumnya dengan Menhub Budi Karya," ujar Kepala Badan Pangan Nasional, Arief Prasetyo Adi.

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan