Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Jika Puan Maharani Berpasangan dengan Prabowo Subianto, Natalius Pigai Bilang Begini

Jika Puan Maharani Berpasangan dengan Prabowo Subianto, Natalius Pigai Bilang Begini Kredit Foto: Twitter/Natalius Pigai
Warta Ekonomi, Jakarta -

Aktivisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti kepemimpinan Puan Maharani sebagai salah satu kandidat potensial pada Pilpres 2024.

Menurutnya, Ketua DPR RI itu sangat tepat jika disandingkan dengan Prabowo Subianto yang merupakan perpaduan tepat untuk dapat menjadi Presiden–Wakil Presiden 2024–2029. Sebab, tantangan bangsa dan negara yang sudah sedemikian kompleks hanya bisa diatasi dengan kombinasi kepemimpinan Prabowo-Puan.

Baca Juga: Heboh UAS Dideportasi dari Singapura, Eh Prabowo Malah Terima Kunjungan Menteri Keuangannya!

"Indonesia hari ini berada di titik nadir, titik di mana terjadi divergensia nalar para pemimpin dan rakyat, titik jenuh di mana perilaku pongah yang dipertontonkan pemimpin, titik di mana pemimpin hadir menerkam rakyat, titik di mana Pancasila dan simbol-simbol negara bangsa dipandang sebagai artistik simbolisme tanpa perwujudan substansiaL," pungkas Natalius saat diskusi politik Indonesia Point seri-7 bertajuk "Puan Maharani dan Kebangkitan Nasional" di Jakarta, Rabu (18/5/2022).

"Dari hal ini, maka butuh kepemimpinan yang bukan saja kuat, tetapi genuine dan itu saya lihat pada sosok kepemimpinan Ibu Puan Maharani yang jika dipasangkan dengan Pak Prabowo akan menjadi perpaduan kepemimpinan yang mampu membawa Indonesia keluar dari rumitnya persoalan bangsa saat ini," sambungnya.

Natalius menjelaskan, baik Prabowo maupun Puan memiliki karakter negarawan, sekaligus politikus yang karakternya tidak banyak ditemukan pada elite politik lain karena memiliki kepedulian pada bangsa dan rakyatnya, patriotik, nasionalis, tegas, objektif dan tidak mudah didikte oleh oligarki yang selama ini melingkari kekuasaan.

Prabowo dan Puan juga adalah kombinasi Jawa dan Luar Jawa yang lebih sebagai figur candradimuka kebangsaan.

"Apalagi Ibu Puan ditopang oleh Ibu Megawati Sukarnoputri yang memiliki karier politik yang cukup mumpungi, bernaung di bawah Partai Nasionalis yang besar dan berasal dari Jawa dan Sumatera Selatan. Ini adalah modal besar untuk kepemimpinan ke depan," ungkap Natalius.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan