Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

40 Pemuda Asal Gresik Dididik Jadi Security, Ternyata Ini Tujuannya!

40 Pemuda Asal Gresik Dididik Jadi Security, Ternyata Ini Tujuannya! Kredit Foto: Mochamad Ali Topan
Warta Ekonomi, Surabaya -

Sebanyak 40 warga Gresik mendapatkan pelatihan selama 10 hari di Balai Latihan Kerja (BLK) Surabaya. Pelatihan ini dilakukan untuk menambah keterampilan berbasis kompetensi pemuda-pemudi Desa Binaan PHE WMO, yaitu Desa Sidorukun dan Kelurahan Lumpur Gresik. 

PHE WMO tak hanya menggandeng BLK Surabaya saja tetapi juga dengan PT Birawida sebagai tenaga pelatih security dengan tingkat Gada Pratama. Pelatihan diikuti 27 Peserta dari Desa Sidorukun dan 13 Peserta dari Kelurahan Lumpur. Baca Juga: 400 Guru Bahasa Asing dan 100 Tenaga Kependidikan di Asia Tenggara Ikuti Beasiswa SEAQIL

Pelatihan security dilakukan karena pemuda-pemudi di wilayah Gresik setelah menyelesaikan pendidikan tingkat SMA rentan terhadap sulitnya mencari pekerjaan terutama saat masa pandemi Covid-19 sehingga banyak pemuda yang menjadi pengangguran untuk mengantisipasi hal ini dilakukan pelatihan menurut kebutuhan pemuda-pemudi di wilayah binaan.  

"Kami ingin pemuda Gresik terutama pemuda di desa binaan PHE WMO punya kesempatan kerja yang lebih baik dengan skill mumpuni yang mereka dapatkan di BLK Surabaya ini. Tujuan akhirnya bisa meningkatkan perekonomian keluarga mereka," ujar Sapto Agus Sudarmanto, Field Manager PHE WMO usai menghadiri pembukaan pelatihan di BLK Surabaya, Jumat (20/5/2022).

Sapto juga berharap, pelatihan ini bisa mengurangi jumlah pengangguran dan membuka peluang bagi pemuda dan pemudi di Desa Sidorukun dan Kelurahan Lumpur Gresik untuk mendapatkan peluang kerja yang beragam. 

"Pelatihan dapat dimanfaatkan untuk menambah kapasitas warga sehingga diharapkan mampu membuka peluang baru dan lisensi pelatihan dapat menambah kompetensi untuk dapat diterima bekerja pada perusahaan yang diminati oleh warga, Kegiatan ini melibatkan pemuda-pemudi dalam wilayah Gresik sebagai penggerak kegiatan (empowerment)," ujarnya 

Hal senada juga diungkapkan Kepala UPT BLK Surabaya, Siswanto, bahwa pelatihan yang digelar selama 10 hari kedepan akan menjadi bekal bagi peserta untuk menemukan peluang kerja baru. 

"Kami pun terus memantau para alumni BLK Surabaya untuk memastikan mereka mendapatkan informasi dan peluang kerja yang sesuai dengan kompetensi mereka," beber Siswanto

Penulis: Mochamad Ali Topan
Editor: Lestari Ningsih

Bagikan Artikel:

Video Pilihan