Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Mau Punya Rumah Sebelum Usia 30? Coba Ikuti Tips ini Yuk

Mau Punya Rumah Sebelum Usia 30? Coba Ikuti Tips ini Yuk Kredit Foto: Republika
Warta Ekonomi, Jakarta -

OK Bank menyarankan milenial bisa mengubah gaya hidup dan menetapkan target agar mempunyai rumah sebelum usia 30 tahun. Membeli rumah memang terkesan sangat mahal sementara penghasilan serta tabungan yang dimiliki sekarang selalu terasa tidak cukup.

"Memiliki rumah bisa menjadi titik awal pengembangan kehidupan, terutama bagi generasi Z dan milenial," kata Department Retail OK Bank Hardiansyah Ramadhan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu (28/5/2022).

Ia menuturkan milenial bisa mencoba meneliti kembali neraca keuangan untuk memastikan apakah benar tidak cukup atau hanya karena terbentur gaya hidup bersaing dengan kebutuhan. Perlu diingat bahwa memiliki rumah merupakan kebutuhan. Baca Juga: Terima DPP REI, Wapres Ma'ruf Amin Dorong Percepatan Pembangunan Sejuta Rumah

Dengan berpegang pada prinsip tersebut dan menetapkan target, milenial akan dapat lebih spesifik dalam mengatur anggaran. Selain mengubah gaya hidup dan menetapkan target, Hardiansyah menilai mengunjungi pameran properti merupakan salah satu tips lainnya agar milenial bisa memiliki rumah sebelum usia 30 tahun.

Mendatangi pameran properti akan memberikan informasi lebih mengenai kondisi industri, serta ketersediaan dan harga. Ini tentunya akan membantu milenial dalam menyesuaikan dan menetapkan pilihan yang paling sesuai.

Strategi lainnya yaitu mengasumsikan kenaikan harga sekitar 10 persen dari harga asli properti yang diincar akan membantu menentukan besaran anggaran yang perlu disiapkan. Cara ini bisa mempermudah penentuan langkah yang harus diambil di masa pembayaran angsuran, serta jangka waktu yang diperlukan untuk melunaskan.

Ia menuturkan mencari penyedia kredit yang tepat turut diperlukan untuk milenial bisa memiliki rumah apalagi bagi yang telah menyisihkan dana namun masih membutuhkan sedikit tambahan. Pengajuan Kredit Tanpa Agunan (KTA) bisa menjadi pilihan untuk mendukung rencana. 

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Fajar Sulaiman

Bagikan Artikel:

Video Pilihan