Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Harga Bitcoin (BTC) Hari ini (10/3): Dikerek Sinyal Trump Soal Konflik Iran-AS

Harga Bitcoin (BTC) Hari ini (10/3): Dikerek Sinyal Trump Soal Konflik Iran-AS Kredit Foto: Freepik
Warta Ekonomi, Jakarta -

Harga bitcoin kembali menguat pada perdagangan pagi hari di Selasa (10/3). Aset kripto unggulan tersebut sebelumnya mengalami penurunan tajam yang sempat membawa harga mendekati US$65.000.

Dikutip dari Coinmarketcap, harga bitcoin baru-baru ini diperdagangkan mendekati US$69.000. Capaian tersebut menandai pemulihan setelah volatilitas tinggi dalam pasar global.

Baca Juga: Ingat Pengalaman Suriah, Kurdi Iran Diperingatkan Bahayanya Menjadi Pion Amerika Serikat

Kenaikan harga bitcoin terjadi bersamaan dengan rebound dalam pasar saham global setelah harga minyak mentah berbalik turun dari lonjakan tajam yang terjadi sebelumnya.

Lonjakan harga minyak sebelumnya dipicu oleh kekhawatiran pasar setelah akhir pekan yang menunjukkan tidak adanya tanda-tanda segera berakhirnya konflik antara Iran, Amerika Serikat dan Israel.

Analis Pasar Senior Trade Nation, David Morrison mengatakan bitcoin menunjukkan ketahanan yang cukup kuat dibandingkan dengan aset tradisional.

“Bitcoin menunjukkan ketahanan yang mengejutkan meskipun pasar aset tradisional mengalami volatilitas ekstrem,” ujar Morrison.

Ia menilai investor akan semakin optimistis jika bitcoin mampu kembali menembus level psikologis US$70.000.

Menurut Morrison, tekanan pada pasar keuangan tradisional serta potensi gangguan rantai pasok akibat konflik membuat sebagian investor mulai melirik aset digital sebagai alternatif investasi.

Aset kripto dinilai relatif lebih independen dari fluktuasi harga energi dibandingkan beberapa sektor ekonomi lainnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan operasi militer dapat berakhir lebih cepat dari perkiraan awal menyusul sejumlah tanda-tanda perkembangan di Iran.

Baca Juga: Profil Mojtaba Khamenei, Sosok Terbaru Pemimpin Tertinggi Iran

Trump mengatakan operasi tersebut sudah jauh lebih maju dibandingkan proyeksi sebelumnya yang diperkirakan berlangsung sekitar empat hingga lima minggu.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar