Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Artileri Tempur Ukraina Diperkuat Lagi, Inggris Siap Kirim Sistem Roket M270

Artileri Tempur Ukraina Diperkuat Lagi, Inggris Siap Kirim Sistem Roket M270 Kredit Foto: Reuters/Valentyn Ogirenko

Provokatif

Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov menilai, permintaan pasokan sistem roket canggih dari Ukraina ke negara-negara Barat, telah melampaui batas. Tidak sopan, dan merupakan provokasi langsung.

"Ini jelas provokasi, karena melibatkan pihak ketiga dalam konflik Ukraina. Kiev menganggap perang ini seperti bisnis. Pelanggannya, negara Barat. Ini melampaui batas. Melanggar norma kesopanan dan komunikasi diplomatik. Benar-benar sebuah provokasi langsung, yang ditujukan untuk menarik Barat ke dalam konflik ini," beber Lavrov dalam konferensi pers di Arab Saudi, seperti dikutip CNN International, Rabu (1/6).

"Tentu saja, politisi Barat yang waras memahami risiko ini. Tapi sayang, tidak semuanya begitu," imbuhnya.

Konsekuensi

Soal kekhawatiran Rusia, yang menyebut pengiriman bantuan senjata ke Ukraina akan meningkatkan eskalasi perang, Blinken menyampaikan penjelasan. 

Menurutnya, Presiden Biden telah memaparkan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, tentang konsekuensi invasi Rusia ke Ukraina, yang dilancarkan sejak 24 Februari lalu.

Salah satunya, AS akan mengirim bantuan keamanan ke Ukraina.

“Tidak ada yang menyembunyikan bola. Ini sudah jelas sejak hari pertama. Presiden Biden, bahkan mengkomunikasikannya langsung kepada Presiden Putin. Jadi, kami telah melakukan persis seperti yang kami katakan. Itulah yang kami lakukan," beber Blinken.

"Kami ingin memastikan bahwa Ukraina memiliki peralatan, untuk mendorong kembali agresi Rusia. Sehingga, bisa memiliki posisi kuat di meja perundingan," tegasnya.

Baca Juga: Kantongi Restu, Bank Raya Segera Rights Issue 3,5 Miliar Saham Untuk Ekspansi Bisnis Digital

Halaman:

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Rakyat Merdeka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Rakyat Merdeka.

Editor: Muhammad Syahrianto

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: