Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

PSI Sebut Anies Gubernur Terbodoh, Relawan Anies: Situ yang Tidak Paham

PSI Sebut Anies Gubernur Terbodoh, Relawan Anies: Situ yang Tidak Paham Kredit Foto: Andi Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Relawan Bala Anies, Sismono Laode, mengomentari kritik politisi PSI Guntur Romli terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Sebelumnya, Romli menyebut Anies gubernur terbodoh karena tidak bisa memberikan penjelasan yang baik mengenai polusi udara di Jakarta.

Menanggapi hal itu, Laode menilai Romli tidak memiliki kemampuan berpikir kritis.

Baca Juga: PPP yang Paling Mungkin Keluar dari KIB, Pengamat: Gegaranya Anies Baswedan

“Apa yang disampaikan Pak Anies itu, dia kan tidak menyangkal bahwa ada suatu momen tertentu udara di Jakarta polusinya tertinggi, bahkan terburuk. Pak Anies hanya mengatakan bahwa untuk membaca secara kritis, lihat kondisi sehari sebelum dan sesudahnya, berarti di hari itu ada yang berbeda,” ujar Laode saat dihubungi Warta Ekonomi, Jumat (24/6/2022) malam.

Dia meyakini masyarakat telah memahami apa yang disampaikan oleh Anies Baswedan. Menurutnya, hanya orang-orang bodoh yang tidak memahami perkataan Anies.

“Mungkin Pak Romli masuk kategori ini,” katanya.

Selain itu, dia juga menyangkal pernyataan bahwa Anies Baswedan adalah gubernur terbodoh. Sebab, Anies memiliki rekam jejak yang menunjukkan kemampuan intelektual yang mumpuni.

“Yang bodoh itu justru kayak Romli itu. Penjelasan Pak Anies itu sederhana banget, tapi dia nggak paham-paham,” tandas Laode.

Dia menambahkan, “jadi, Pak Romli banyak membaca, jangan jadi buzzer. Jangan sampai kebodohannya diwariskan ke penerusnya. Mau jadi apa bangsa ini kalau kader politiknya kayak gitu.”

“Sekali lagi, hanya orang bodoh yang tidak memahami apa yang disampaikan secara sederhana oleh Pak Anies. Jadi, kalau teman-teman PSI merasa bodoh dan tidak paham, silakan baca banyak buku sehingga memiliki kemampuan dalam membaca secara kritis,” pungkasnya.

Baca Juga: OJK Terima 10.109 Pengaduan, Mayoritas Soal Perilaku Petugas Penagihan

Penulis: Imamatul Silfia
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: