Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Demi Kotak Putih dari Rakyat Indonesia, Jokowi Rela Naik Kereta 12 Jam ke Jantung Ukraina

Demi Kotak Putih dari Rakyat Indonesia, Jokowi Rela Naik Kereta 12 Jam ke Jantung Ukraina Kredit Foto: Twitter/Murtadha
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden RI Joko Widodo turut membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Ukraina dalam kunjungannya ke Kyiv, Ukraina, untuk bertemu Presiden Volodymyr Zelensky. Pertemuan kedua pimpinan negara ini dalam misi perdamaian.

Berdasarkan foto yang diterima dari Biro Pers Sekretariat Presiden di Jakarta, Rabu (29/6/2022), tampak bantuan kemanusiaan itu dikemas dalam kotak-kotak putih bertuliskan "Indonesia Humanitarian Aid to the People of Ukraine".

Baca Juga: Tiba di Jantung Ukraina, Perut Jokowi Terlihat Berisi, Rompi Antipeluru?

Tidak diketahui apa isi dari bantuan kemanusiaan tersebut. Namun, bantuan itu diperkirakan akan diserahkan Presiden Jokowi kepada Presiden Zelensky saat pertemuan keduanya nanti.

Presiden Joko Widodo dan Ibu Iriana Jokowi beserta rombongan terbatas berangkat menuju Kyiv, Ukraina, menggunakan kereta dari Stasiun Przemysl Glowny di kota Przemysl, Polandia, Selasa (28/6/2022) pukul 21.15 waktu setempat.

Kepala Negara dan rombongan menggunakan Kereta Luar Biasa yang disiapkan oleh Pemerintah Ukraina, seperti juga digunakan oleh pemimpin negara yang berkunjung ke Ukraina beberapa waktu lalu.

Presiden Jokowi akan bertemu Presiden Zelensky untuk mengupayakan perdamaian antara Ukraina dengan Rusia.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menyampaikan, dalam beberapa hari ini ia terus melakukan komunikasi secara intensif dengan berbagai pihak terkait kunjungan Presiden ke Ukraina dan Rusia. Komunikasi intensif juga terus dilakukan dengan Ukraina dan Rusia.

“Selain itu, komunikasi-komunikasi lain yang saya lakukan antara lain dengan Presiden Palang Merah Internasional, dengan UNOCHA, dengan Sekjen dengan Menteri Luar Negeri Turki dan yang paling terakhir saya lakukan pembicaraan bertelepon dengan Sekjen PBB,” kata Menlu Retno dalam keterangan pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa.

Sebelum keberangkatannya ke Jerman, Presiden Jokowi menyampaikan, kunjungannya ke Ukraina ini untuk bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy guna membuka ruang dialog dalam rangka perdamaian serta membuka kembali rantai pasok pangan.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan