Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Duet Pemersatu Bangsa Ala Nasdem Usung Anies-Ganjar, Pengamat: Politik Harus Beradab!

Duet Pemersatu Bangsa Ala Nasdem Usung Anies-Ganjar, Pengamat: Politik Harus Beradab! Kredit Foto: Instagram/Adib Miftahul
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional Adib Miftahul menanggapi duet capres yang diusulkan Partai Nasional Demokrat (Nasdem) yang mencantumkan dua nama potensial dalam kontestasi politik 2024, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Adib menilai bahwa hal tersebut sulit terealisasikan.

Menurut Adib, akan banyak pekerjaan rumah yang mesti diselesaikan Nasdem jika ingin meminang Ganjar Pranowo. Dengan demikian, Adib mengatakan bahwa politik mesti memiliki adab, mengingat Ganjar Pranowo merupakan salah satu kader terbaik yang dimiliki PDIP.

"Saya katakan, ya, politik itu harus punya adablah, kira-kira itu yang ingin disampaikan Bu Mega kan begitu. Kalau bisa kadernya sendiri yang dicalonin, kan gitu kira-kira dalam sambutannya," kata Adib saat dihubungi Warta Ekonomi, Rabu (29/6/2022).

Baca Juga: Surya Paloh Usul Duet Anies-Ganjar, Denny Siregar Sebut Itu Salah Kaprah, Keduanya Berbeda

Kendati demikian, Adib menilai bahwa kemungkinan Ganjar Pranowo ingin diduetkan dengan Anies Baswedan sangat kecil. Hal tersebut dia katakan berdasarkan hasil survei yang sering kali menempatkan Anies jauh di bawah Ganjar.

"Saya kira kemungkinan kecil Ganjar mau sama Anies, karena popularitasnya, elektabilitasnya di berbagai survei juga Anies kalah," jelasnya.

Selain itu, dia juga menilai bahwa Ganjar akan sangat sulit keluar dari PDIP. Dia mengatakan bahwa nama Gubernur Jawa Tengah tersebut, sangat seksi.

Baca Juga: Wacana Duet Anies-Ganjar Dilontarkan Surya Paloh, Eh Siapa Sangka Demokrat Bilang Begini

"Saya kira PR besarnya kalau ambil Ganjar, ya, berarti harus say goodbye dengan PDIP, kan gitu. Ganjar ini 'dikompor-komporin' oleh Nasdem, kan gitu kira-kira. Nah saya kira Ganjar juga kemungkinan kecil berani keluar dari situ (PDIP)," jelasnya.

Sementara itu, Adib juga menilai bahwa popularitas dan elektabilitas Ganjar Pranowo setara dengan Jokowi pada saat kontestasi politik 2014-2019 lalu.

"Mirip-mirip kayak gitu. Nah ini yang berusaha dimainkan oleh Nasdem," jelasnya.

Penulis: Andi Hidayat
Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel:

Video Pilihan