Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Habib Husin Balas Ustaz Syam: Tau dari Mana Ribuan Karyawan Holywings Makan Gaji Haram? Kok Kayak Tuhan?

Habib Husin Balas Ustaz Syam: Tau dari Mana Ribuan Karyawan Holywings Makan Gaji Haram? Kok Kayak Tuhan? Kredit Foto: Instagram/Husin Shihab
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Cyber Indonesia Habib Husin Alwi Shihab mengomentari pernyataan penceramah Syamsuddin Nur Makka atau Ustaz Syam.

Ustaz Syam sebelumnya memberikan pernyataan jika ribuan karyawan Holywings memakan gaji haram. Pernyataan tersebut lantas dibantah oleh Husin Shihab. Ia bahkan menyebut Ustaz Syam sudah seperti tuhan.

Baca Juga: NasDem Yakin Penutupan Holywings Bukan untuk Pilpres 2024: Terlalu Bodoh bagi Anies Baswedan...

"Tau dari mana orang ini ribuan karyawan Holywings makan gaji haram? Kok kayak Tuhan?" ucapnya dilansir dari twitter pribadinya, Rabu (29/6/2022).

Husin pun menyebut jika Holywings tidak hanya berjualan minuman keras saja. Namun, stigma yang keluar terkesan negatif.

"Holywing bukan hanya jualan minuman beralkohol tapi non alkohol juga ada. Tapi stigma yang keluar dari mulutnya ust abal-abal ini jahat menurut gua, karna karyawan disitu juga banyak yang beragama Islam," pungkasnya.

Sebelumnya, pernyataan Ustaz Syam terhadap nasib karyawan Holywings diketahui melalui akun Tik Tok bernama @Syams The ceo. "Nasib mereka membaik karena Allah menyematkan (menyelamatkan) dari pekerjaan dan gaji yang haram," ucap Ustaz Syam pada Rabu, 29 Juni 2022.

Lanjutnya, Ustaz Syam mengingatkan soal hukuman minuman miras (miras) yang menyebabkan mabuk dalam Islam. Ia menjelaskan jika meminum miras tersebut akan mendapat keburukan.

"Orang yang minum, melayani, menemani, dan seterusnya, semua dapat keburukan dari Khamr," tulisnya dalam caption.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Bagikan Artikel:

Video Pilihan