Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Presiden Jokowi Dibuat Sulit Keluar dari PDIP, Gibran Rakabuming Jadi Sebabnya

Presiden Jokowi Dibuat Sulit Keluar dari PDIP, Gibran Rakabuming Jadi Sebabnya Kredit Foto: Instagram/Joko Widodo
Warta Ekonomi, Jakarta -

Peneliti Utama Indonesia Political Opinion (IPO) Catur Nugroho menilai Presiden Jokowi menyiapkan siasat untuk Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka.

Menurut dia, Presiden Jokowi akan mendorong anak sulungnya itu berlaga di Pilgub DKI Jakarta.

Baca Juga: Untuk Cegah Polarisasi Bukan Duetkan Anies dengan Ganjar, Tapi Pasangkan dengan Puan

Hal itu akan membuat langkah Jokowi sulit keluar dari PDIP jika ingin mendukung Gibran Rakabuming Raka.

"Saya lihat Pak Jokowi masih membutuhkan PDIP. Itu supaya jalan Mas Gibran jadi kepala daerah tetap terlaksana," ujar Catur kepada GenPI.co, Rabu (30/6).

Catur Nugroho menjelaskan skema yang dibangun Presiden Jokowi terlihat jelas dengan PDIP.

Dia menyebut keberhasilan Presiden Jokowi dengan PDIP ketika Gibran bisa menjabat Gubernur DKI Jakarta.

"Gibran bisa saja ke Pilgub Jawa Tengah, tetapi juga memungkinkan bertarung pada Pilgub DKI Jakarta," jelasnya.

Dengan demikian, Catur menilai Presiden Jokowi akan tetap setia di bawah pengurusan PDIP.

Menurut dia, kemungkinan itu tetap bisa terjadi setelah Pemilu 2024.

"Pak Jokowi ingin mengamankan posisi anaknya. Jadi, saya pikir beliau tidak akan keluar dari PDIP," ujarnya.

Baca Juga: Waduh! Berniat Usulkan Ganjar, Politikus PDIP Ini Minta PAN Berhati-hati

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Adrial Akbar

Advertisement

Bagikan Artikel: