Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Luncurkan Invasi ke Iran, Amerika Serikat (AS) dan Israel Langgar Aturan PBB

Luncurkan Invasi ke Iran, Amerika Serikat (AS) dan Israel Langgar Aturan PBB Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia mengecam keras serangan yang dilakukan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel ke di Teheran. Ia meminta adanya respons dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kedubes Iran menyebut serangan tersebut menargetkan lokasi sipil serta infrastruktur vital. Pihaknya tidak terima integritas teritorial dan kedaulatannya tak dihormati oleh Amerika Serikat dan Israel.

Baca Juga: Dibekingi Amerika Serikat (AS), Israel Akhirnya Luncurkan Serangan ke Iran

Kedubes Iran juga menyatakan bahwa serangan yang disebut dilakukan oleh musuhnya tersebut merupakan pelanggaran terhadap Pasal 2 ayat (4) Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Aturan tersebut melarang penggunaan kekuatan terhadap kedaulatan dan integritas wilayah suatu negara.

“Serangan Amerika Serikat dan Israel merupakan tindakan agresi yang nyata,” kata Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Indonesia.

Iran menegaskan bahwa pihaknya memiliki hak yang sah untuk merespons tindakan tersebut berdasarkan aturan mengatur hak negara untuk melakukan pembelaan diri di PBB.

Kedubes Iran menyatakan pihaknya akan menggunakan hak tersebut untuk mempertahankan integritas teritorial serta kedaulatan nasional negara tersebut. Iran juga menunggu respons tegas dari Dewan Keamanan PBB.

Dewan Keamanan menurutnya memiliki tanggung jawab utama untuk mencegah agresi, pelanggaran perdamaian dan ancaman terhadap keamanan internasional.

“Republik Islam Iran meminta ketua dan para anggota dewan keamanan untuk segera mengambil langkah dalam menghadapi pelanggaran perdamaian dan keamanan internasional akibat agresi tersebut,” ungkap Kedubes Iran.

Kedutaan Besar Iran di Indonesia juga menyatakan pihaknya mengecam tindakan agresi oleh Amerika Serikat dan Israel. Tindakan Washington dan Tel Aviv dinilai sebagai ancaman serius terhadap perdamaian dan keamanan regional maupun internasional.

Kedubes Iran juga menyampaikan harapan agar pemerintah dan masyarakat, termasuk tokoh politik, organisasi keagamaan, kalangan akademisi, serta insan media secara terbuka mengecam dimulainya perang dan agresi terhadap wilayah Republik Islam Iran.

Sebelumnya, Israel menyatakan telah melancarkan serangan militer pre-emptive terhadap Iran. Hal ini memicu eskalasi konflik dan memperkecil peluang penyelesaian diplomatik atas sengketa nuklir negara tersebut dengan Amerika Serikat (AS).

Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz mengatakan operasi tersebut dilakukan untuk menghilangkan ancaman terhadap Tel Aviv.

“Negara Israel meluncurkan serangan pre-emptive terhadap mereka untuk menghilangkan ancaman terhadap kami,” kata Katz.

Laporan media internasional menyebutkan ledakan terdengar di Teheran. Sementara sirene peringatan serangan udara berbunyi dalam berbagai wilayah dari Israel.

Baca Juga: Waspada Situasi Timur Tengah, China Himbau Warganya Siaga Perang Iran-Amerika Serikat (AS)

Israel mengatakan operasi tersebut telah direncanakan selama berbulan-bulan dan dilakukan dengan koordinasi bersama dengan Amerika Serikat (AS). Tanggal peluncuran operasi disebut telah diputuskan beberapa minggu sebelumnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: