Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Anak Buah Mas AHY Blak-blakan Soal Kriteria Parpol Koalisi Idaman: Kami Ingin...

Anak Buah Mas AHY Blak-blakan Soal Kriteria Parpol Koalisi Idaman: Kami Ingin... Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Manuver partai politik untuk mempersiapkan pemilu 2024 mulai bisa terlihat. 

Sejumlah partai seperti Golkar, PAN, dan PPP telah membentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), NasDem telah mengumumkan Bacapres yang akan didukung pada 2024. Bagaimana dengan Partai Demokrat?

Herzaky Mahendra Putra, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat mengatakan partainya punya kriteria sendiri untuk menentukan koalisi.

Partai Demokrat akan memilih berkoalisi dengan parpol yang berpihak kepada rakyat, khususnya terkait kebijakan publik. 

“Kami berupaya agar kemiskinan dan pengangguran berkurang drastis,” ujar Herzaky dilansir dari GenPI.co, Jumat (1/7).

Selain itu, anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini juga mengatakan partai Demokrat ingin agar harga sembako terjangkau dan harganya stabil dan stok tersedia.

Baca Juga: Cuitan “Gubernur Bersedia Makan Babi Asal Jadi Presiden” Mengarah ke Anies Baswedan? Analisis Rocky Gerung Singgung Kemarahan Megawati

“Kami ingin koalisi dengan parpol-parpol yang memperjuangkan perubahan dan perbaikan nasib rakyat di 2024-2029,” ucapnya.

Dirinya juga mengaku telah mendapat pesan dari Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk terbuka dengan semua partai.

“Jadi, mengayomi semua berdasarkan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” tuturnya.

Selain itu, Herzaky juga mengatakan Partai Demokrat sangat menghormati perbedaan dan mengedepankan toleransi.

Oleh sebab itu, menurutnya, harus ada 3 pasang capres dan cawapres. Selain itu, dirinya juga berharap ruang untuk berkoalisi lebih terbuka.

“Hal tersebut untuk menghindari polarisasi. Jadi, berhenti menyebar politik kebencian,” ujar Herzaky.(*)

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan