Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Nicho Silalahi ke Anies Baswedan: Kebablasan, Chinatown Dibangun, Arabtown Kapan?

Nicho Silalahi ke Anies Baswedan: Kebablasan, Chinatown Dibangun, Arabtown Kapan? Kredit Foto: Pemprov DKI Jakarta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kritik dari pegiat media sosial Nicho Silalahi. Nicho mengkritik sebagai respons terhadap peresmian Gapura Chinatown.

Fasilitas yang ada di Kawasan Glodok Pancoran, Tamansari, Jakarta Barat baru saja diresmikan Anies pada Kamis (30/6/2022) kemarin. Bangunan itu digadang-gadang bakal jadi ikon baru di Jakarta.

Baca Juga: Hadir di Aksi Demo Mahasiswa Tolak RKUHP, Nicho Silalahi Nyariin Denny Siregar: Kok Nggak Kelihatan Kayak Ade Armando Dulu…

Menurut Nicho kebijakan membangun fasilitas ini jelas menimbulkan kecemburuan sosial, Nicho lantas menanyakan kapan Anies mau membangun fasilitas serupa dan menamakannya dengan nama-nama daerah di Indonesia, misalnya Bataktown, Jawatown atau bahkan Arabtown.

“Kebijakan yang akan melahirkan kecemburuan sosial, kapan dibuat Arabtown, Bataktown, Jawatown, Bugistown, Sundatown dll?,” kata Nicho dalam sebuah cuitan di akun twitternya @Nicho_Silalahi dikutip Populis.id Jumat (1/7/2022). 

Nicho mengatakan jangan sampai kebijakan ini justru memberikan kesan kepada masyarakat bahwa Pemprov DKI Jakarta mementingkan suku tertentu dan menganaktirikan suku yang lain. Dia kemudian mengatakan Anies Baswedan sudah kebablasan membuat kebijakan.

“Apa cuma China aja yang berhak di Jakarta ini?Ente Udeh kebablasan wan @aniesbaswedan,” ujarnya. 

Sebagaimana diketahui, gapura ini sudah dibangun sejak 2018 silam namun baru diresmikan sekarang ini. Anies mengatakan bangun itu selain menjadi ikon baru di Jakarta juga sebagai lambang kesetaraan seluruh masyarakat Jakarta yang dihuni multi etnis.

“Hal ini harus kita rawat bersama-sama. Lalu, gapura yang sempat kami bahas pada 2018, sekarang sudah berdiri tegak. Semoga ini juga menjadi penanda bahwa kota ini penuh dengan sejarah, serta kesetaraan akan hadir untuk semuanya,” kata Anies Baswedan.

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Populis. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Populis.

Editor: Muhammad Syahrianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan