Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Eks Wakilnya Ahok Bilang Stock Kader PDIP Banyak Buat Isi Posisi MenPAN-RB

Eks Wakilnya Ahok Bilang Stock Kader PDIP Banyak Buat Isi Posisi MenPAN-RB Kredit Foto: Instagram/Djarot Saiful Hidayat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau biasa disebut Menpan RB meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta, Jumat (1/7/2022).

Kini publik bertanya-tanya siapa sosok yang akan mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Tjahjo.

Mengenai hal ini, Ketua DPP PDI-Perjuangan (PDIP) Bidang Ideologi dan Kaderisasi Djarot Syaiful Hidayat menegaskan, sampai saat ini PDIP belum memutuskan siapa yang akan mengisi posisi Menteri PAN-RB.

Menurut Djarot, saat ini PDIP masih dalam suasana berduka. Sehingga, ia diyakini belum sempat membahas nama pengganti Tjahjo Kumolo.

"Siapa pun penggantinya, bagi kita, PDIP kan masih sedang dalam suasana berduka. Jadi kita serahkan kepada Pak (Presiden) Jokowi," kata Djarot ketika ditemui awak media di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Senin (4/7/2022).

Baca Juga: Ruhut Nggak Kapok Upload Foto Anies Baswedan yang Diduga Editan, Pertanyaan Refly Harun Menohok: Apakah Begini Kualitas Pendukung Jokowi?

Ketika ditanya kesiapan dirinya untuk mengisi pos Menteri PAN-RB yang kosong, Djarot hanya menggelengkan kepala seolah menandakan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya keputusan tersebut.

Mantan Wakil Gubernur DKI itu menjelaskan, saat ini partai berlogo banteng bermoncong putih itu memiliki banyak kader yang lebih siap apabila ditugaskan untuk menggantikan posisi Tjahjo.

Nama-nama seperti Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto hingga Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo masuk dalam radar pengganti Tjahjo. 

"Apakah PDIP ada kader? Banyak, banyak. Artinya apa, mereka-mereka ini kan harus sudah memahami, sudah punya pengalaman di dalam tata kelola pemerintahan. Ada Pak Ganjar, Pak Olly Dondokambey sebagai gubernur," ujar eks wakilnya Ahok ini. 

"Pak Hasto (Kristiyanto) juga bisa. Artinya apa kita banyak stok. Pak (Ahmad) Basarah juga bisa, kita banyak stok ya dari PDIP," sambungnya.

Oleh karena itu, semua kewenangan ada di tangan Megawati selalu ketua umum dan Presiden Joko Widodo akan memutuskan siapa yang akan mengganti posisi Tjahjo Kumolo.

"Yang punya kewenangan itu Ibu Ketum (Megawati Soekarnoputri) tapi yang menentukan siapa? Presiden (Jokowi). Karena yang menentukan itu Presiden," ungkapnya. 

"Yang jelas adalah partai akan mendukung penuh tugas-tugas dari presiden dan menyukseskan program-program beliau sampai dengan akhir masa jabatan," tukas dia. []

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Akurat. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Akurat.

Editor: Bayu Muhardianto

Bagikan Artikel:

Video Pilihan