Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Penjemputan Mas Bechi Dihalangi Simpatisan, Aziz Yanuar Sebut Jangan Dilindungi yang Seperti Itu

Penjemputan Mas Bechi Dihalangi Simpatisan, Aziz Yanuar Sebut Jangan Dilindungi yang Seperti Itu Kredit Foto: Dok. PojokBogor
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua Bidang Advokasi DPP Front Persaudaraan Islam (FPI) Aziz Yanuar menyayangkan sikap simpatisan Mochamad Subchi Azal Tsani (MSAT) alias Bechi.

Bechi merupakan tersangka kasus pencabulan terhadap lima santriwati Pondok Pesantren Shiddiqiyyah Desa Losari, Kecamatan Ploso, Jombang Ratusan polisi yang mengepung ponpes tersebut selama 15 jam pada Kamis (7/7) gagal menangkap Bechi.

Baca Juga: Masih Ada Saja yang Bela ACT, Denny Siregar Langsung Mengaku Dirinya Jijik

Ratusan simpatisan Bechi menghalangi upaya polisi melakukan penjemputan paksa. Sebanyak 320 simpatisan Bechi, yang diduga merupakan massa dari luar Jombang, ditangkap polisi.

Aziz Yanuar mengatakan seharusnya masyarakat mendukung polisi untuk menindak tersangka. “Jangan melindungi yang memang bersalah apalagi ada korban,” kata Aziz Yanuar kepada JPNN.com, Jumat (8/7).

Lulusan Fakultas Hukum Universitas Pancasila itu mengatakan jangan karena kecintaan terhadap Bechi membuat para simpatisan melindungi tersangka kasus pencabulan itu.

“Jangan karena kecintaan terhadap sesuatu menjadikan tidak adil. Adil itu menempatkan sesuatu pada tempatnya,” ujar Aziz Yanuar.

Aziz menegaskan bila memang si Bechi benar melakukan pencabulan, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. “Bila memang salah, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” pungkas Aziz Yanuar, salah satu orang dekat Habib Rizieq itu.

Baca Juga: MK Kembali Tolak Gugatan PT 20 Persen, Rocky Gerung Langsung Ingatkan Soal Potensi Gerakan Rakyat

Bechi yang sebelumnya masuk daftar pencarian orang (DPO) itu menyerahkan diri Kamis sekitar pukul 23.35 WIB.

Setelah menyerahkan diri, anak kiai Jombang itu langsung diangkut personel gabungan menuju markas Polda Jatim di Surabaya.

Polda Jatim telah menyerahkan Bechi kepada tim Kejaksaan Tinggi Jatim. Bechi saat ini sudah dijebloskan ke Rutan Medaeng Surabaya.

Baca Juga: Kemampuan Dana Terbatas, IFG : Kami Butuh Dukungan Pemerintah Untuk Selamatkan Polis Jiwasraya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Adrial Akbar

Advertisement

Bagikan Artikel: