Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kisah Perusahaan Raksasa: Dari Toblerone hingga Oreo, Mondelez Jenama Makanan Ringan dan Minuman Terkemuka di Dunia

Kisah Perusahaan Raksasa: Dari Toblerone hingga Oreo, Mondelez Jenama Makanan Ringan dan Minuman Terkemuka di Dunia Kredit Foto: Reuters/Arnd Wiegmann
Warta Ekonomi, Jakarta -

Mondelez International, yang lebih dikenal sebagai Mondelez, adalah perusahaan gula-gula, makanan ringan, dan minuman. Perusahaan ini berasal dari Chicago, Illinois.

Mondelez mengoperasikan beberapa lusin merek makanan ringan dan minuman terkemuka di dunia. Fortune mencatat namanya dalam Global 500 tahun 2020 sebagai salah satu perusahaan raksasa berdasarkan pendapatan totalnya.

Baca Juga: Kisah Perusahaan Raksasa: US Foods, Distributor Layanan Makanan dengan Pendapatan Tahunan 24 Miliar Dolar

Mondelez ada di peringkat ke-495 dengan total pendapatan (revenue) sekitar 25,8 miliar dolar AS tahun 2020. Sementara untuk profit, perusahaan mengumpulkan 3,8 miliar dolar AS.

Dikutip berbagai sumber, Mondelez memiliki sejarah lebih dari 100 tahun. Pada tahun 1911, Thomas H. McInerney, salah satu pendirinya, pindah ke Chicago untuk bekerja di sebuah pabrik batu bara. Perusahaan ini sebelumnya mengoperasikan divisi es krim. Setelah beberapa lama bekerja di perusahaan batu bara, Thomas mulai tertarik dengan divisi es krim di perusahaan tersebut.

Dia mendirikan bisnis es krim bernilai jutaan dolar di Chicago dalam waktu sembilan tahun. Setelah mencapai kesuksesan di industri es krim, ia berpikir untuk meluncurkan perusahaan produk susu yang terkonsolidasi.

Pada 10 Desember 1923, Thomas H. McInerney membentuk National Dairy Products Corporation. Organisasi ini dibentuk untuk menjalankan strategi rollup di industri es krim Amerika Serikat.

Pada tahun 1930, melalui akuisisi beberapa confectioneries, National Dairy Products Corporation menjadi perusahaan susu terbesar di Amerika Serikat dan dunia.

Di samping itu, sebuah perusahaan bernama J.L. Kraft & Bros. menjadi bagian dari perjalanan Mondelez saat itu. Kraft, yang berdiri pada 1914, pada tahun 1926, perusahaan tersebut mencatatkan namanya di New York Stock Exchange.

Dua tahun kemudian, ia mengakuisisi Phenix Cheese Company, sebuah perusahaan manufaktur keju krim. Pada tahun 1930, perusahaan telah menjual lebih dari 40 persen produk keju di negara tersebut.

Pada tahun yang sama, National Dairy Products Corporation memutuskan untuk mengakuisisi Kraft. Setelah akuisisi, penjualan National Dairy naik menjadi 400 juta dolar AS.

Selama tahun-tahun perang (1939-1945), pertumbuhan National Dairy Products Corporation meroket. Produk susunya yang beragam tetap dalam permintaan tinggi selama masa perang. Perusahaan mencatat penjualan senilai 593,9 juta dolar AS pada tahun 1944.

Antara 1945-60, perusahaan memperluas bisnisnya dengan mendirikan pabrik dan peralatan modern. Itu menghabiskan lebih dari 100 juta dolar AS untuk ekspansi. Mereka membangun laboratorium penelitian baru, dan pada tahun 1948, penjualan meningkat menjadi 986,4 juta dolar AS.

Selama tahun 1950-an, perusahaan membangun pabrik baru di Inggris, Australia, dan Jerman. Pada tahun 1962, National Dairy Products Corporation memperoleh 1,82 miliar dolar AS.

Tujuh tahun kemudian, perusahaan memutuskan untuk mengubah namanya dari National Dairy Products Corporation menjadi Kraftco Corporation karena perubahan besar-besaran dalam bisnis yang dimulai pada tahun 1923.

Kraftco Corporation bergabung dengan raksasa produk kontainer dan pengemasan Dart Industries dan membentuk Dart & Kraft tahun 1980. Namun, akuisisi baru tidak mencapai kesuksesan yang sama seperti yang sebelumnya.

Baca Juga: Bank Mandiri Bidik Penyaluran Kredit Tumbuh Hingga 12% pada 2023

Penulis: Muhammad Syahrianto
Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel: