Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Bukan Jokowi, Pengamat Sebut 3 Sosok Ini yang Akan jadi King Maker di Pemilu 2024

Bukan Jokowi, Pengamat Sebut 3 Sosok Ini yang Akan jadi King Maker di Pemilu 2024 Kredit Foto: Herzaky Mahendra Putra/DPP Demokrat
Warta Ekonomi, Jakarta -

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul menilai Jusuf Kalla, Surya Paloh dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal menjadi king maker bagi 3 parpol pada Pilpres 2024.

Ketiga parpol tersebut adalah Partai NasDem, Partai Demokrat, dan PKS yang menurutnya berpeluang besar untuk membentuk koalisi.

Adib memprediksi ketiga parpol tersebut akan menjadi poros ketiga setelah Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dan koalisi yang dibangun PIDP.

“Peluang mereka besar karena didukung king maker seperti Jusuf Kalla, Surya Paloh, dan SBY,” ujar Adib, Kamis (21/7).

Selain itu, Adib juga menilai poros tersebut bisa bersatu lantaran Partai Demokrat dan PKS punya persamaan dari segi kekuatan.

“PKS dan Demokrat sudah berteman sejak rezim nya Pak SBY. Bahkan, saat ini mereka berdua jadi oposisi di era Presiden Jokowi,” ucapnya.

Akan tetapi, menurutnya, Partai NasDem yang diduga menjadi poros penting justru akan membubarkan koalisi tersebut.

“Apakah NasDem itu bisa bergabung dengan kedua partai itu? Sebab, Partai NasDem itu ada di dalam pemerintahan Jokowi,” jelas Adib.

Meski demikian, Adib menilai politik merupakan hal yang cair dan berkutat pada persoalan kepentingan saja.

Adib juga menduga hal tersebut menjadi salah satu alasan mengapa koalisi tersebut belum terbentuk hingga saat ini.

“Saya kira wajar. Menurut saya, pengumuman koalisi itu akan terjadi menjelang penetapan capres. Bisa jadi nanti didekalrasikan pada akhir 2023,” pungkas Adib.

Baca Juga: 97% Nasabah BSI Beralih Ke Kanal Digital Untuk Transaksi Perbankan

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Ferry Hidayat

Advertisement

Bagikan Artikel: