Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Pertemuan Langsung Joe Biden dan Xi Jinping akan Terlaksana, Simak

Pertemuan Langsung Joe Biden dan Xi Jinping akan Terlaksana, Simak Kredit Foto: Reuters/Leah Millis
Warta Ekonomi, Washington -

Pertemuan secara langsung antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden Amerika Serikat Joe Biden akan terlaksana. Setelah berbincang melalui telepon pada Kamis (28/7/2022) kedua pemimpin tersebut memperoleh kesepakatan ini. 

Ketika Biden menjadi wakil presiden, dia menghabiskan waktu berjam-jam dengan Xi di AS dan China.

Baca Juga: Pakar Soroti Gelagat Xi Jinping dan Joe Biden yang Berbeda Saat Taiwan...

Pengalaman ini sering Biden ungkit ketika dia berbicara tentang peluang kedua negara dalam konflik dan kerja sama. Namun, mereka belum pernah bertemu langsung sejak Biden menjadi presiden tahun lalu.

Xi hanya meninggalkan daratan China sekali untuk mengunjungi Hong Kong sejak pandemi Covid-19 dimulai. Namun, dia telah diundang secara resmi ke Indonesia pada November nanti untuk Konferensi Tingkat Tinggi G20 dan menjadikan konferensi tersebut sebagai lokasi potensial untuk pertemuan dengan Biden.

Panggilan telepon dengan Xi terjadi ketika Biden bertujuan untuk menemukan cara baru untuk bekerja dengan China dan menahan pengaruhnya di seluruh dunia.

Perspektif yang berbeda tentang kesehatan global, kebijakan ekonomi, dan hak asasi manusia telah lama menguji hubungan tersebut. China menolak untuk mengutuk invasi Rusia ke Ukraina menambah ketegangan lebih lanjut.

Titik tekanan terbaru adalah kunjungan potensial Ketua House of Representatives Nancy Pelosi ke Taiwan. Beijing mengatakan akan melihat perjalanan seperti itu sebagai provokasi, ancaman yang diambil oleh pejabat AS dengan keseriusan yang tinggi sehubungan dengan serangan Rusia ke Ukraina.

"Jika AS bersikeras untuk menempuh jalannya sendiri dan menantang garis bawah China, itu pasti akan disambut dengan tanggapan yang kuat," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian awal pekan ini.

Ancaman itu pun ditegaskan oleh Xi dalam panggilan bersama Biden.

"Mereka yang bermain api akan binasa karenanya. Diharapkan AS akan bertindak jernih tentang ini," ujar Kementerian Luar Negeri China mengutip ucapan Xi.

Gedung Putih merilis deskripsinya sendiri tentang percakapan tentang Taiwan. Biden dalam pembicaraan itu menggarisbawahi bahwa kebijakan AS tidak berubah.

"Amerika Serikat sangat menentang upaya sepihak untuk mengubah status quo atau merusak perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan," ujar Gedung Putih mengutip pernyataan Biden. 

Baca Juga: Bukan Soal Infrastuktur, Begini Perbandingan SBY dan Jokowi, Mantan Presiden Kalah Telak!

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Republika. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Republika.

Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel: