Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Produsen Prochiz (KEJU) Raup Penjualan Rp1,5 Triliun di 2025, Laba Naik 22%

Produsen Prochiz (KEJU) Raup Penjualan Rp1,5 Triliun di 2025, Laba Naik 22% Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kinerja impresif dibukukan PT Mulia Boga Raya Tbk (KEJU) sepanjang 2025. Produsen Keju Prochiz ini berhasil mengantongi laba Rp179,44 miliar, melesat 22,17% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp146,88 miliar. Seiring kenaikan itu, laba per saham dasar dan dilusian ikut terdongkrak menjadi Rp31,90 dari Rp26,12.

Dari sisi top line, penjualan bersih KEJU mencapai Rp1,5 triliun, tumbuh 19,13% dari Rp1,26 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Segmen keju blok menjadi kontributor utama dengan Rp1,16 triliun, disusul keju lembaran Rp309,48 miliar, serta segmen lain-lain Rp26,94 miliar.

Lonjakan penjualan turut mendorong beban pokok penjualan naik menjadi Rp1,05 triliun dari Rp890,58 miliar. Meski begitu, laba kotor tetap melesat ke Rp455,29 miliar dari Rp373,74 miliar.

Baca Juga: Sido Muncul (SIDO) Raup Penjualan Rp4,07 Triliun pada 2025

Di sisi operasional, beban penjualan meningkat menjadi Rp147,58 miliar dari Rp121,55 miliar. Beban umum dan administrasi juga naik menjadi Rp97,2 miliar dari Rp72,45 miliar. Namun, penghasilan keuangan tumbuh menjadi Rp15,67 miliar dari Rp8,74 miliar, meskipun biaya keuangan ikut naik menjadi Rp399,24 juta dari Rp238,79 juta.

Penghasilan lainnya tercatat Rp3,6 miliar, naik dari Rp2,37 miliar, sementara beban lainnya justru turun menjadi Rp2,83 miliar dari Rp4,62 miliar. Kombinasi ini mendorong laba sebelum pajak melonjak menjadi Rp226,55 miliar, dibandingkan Rp185,99 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca, total aset KEJU meningkat menjadi Rp1,25 triliun dari Rp974,05 miliar pada akhir tahun sebelumnya. Liabilitas naik menjadi Rp406,39 miliar dari Rp234,19 miliar, sedangkan ekuitas tumbuh menjadi Rp845,08 miliar dari Rp739,86 miliar.

Baca Juga: Penjualan Lesu, Laba Matahari Department Store (LPPF) Turun 12,35% di 2025

Dengan pertumbuhan dua digit di penjualan dan laba, KEJU menutup 2025 dengan fondasi keuangan yang semakin solid dan prospek bisnis yang kian menjanjikan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Belinda Safitri
Editor: Belinda Safitri

Bagikan Artikel: