Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

BLU Batu Bara Perlu Inklusif untuk Industri Non-Kelistrikan

BLU Batu Bara Perlu Inklusif untuk Industri Non-Kelistrikan Kredit Foto: IST
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kebijakan Badan Layanan Umum (BLU) batu bara yang akan diterapkan oleh pemerintah dan direncanakan untuk menggantikan kebijakan harga khusus Domestic Price Obligation (DMO) batu bara untuk PT PLN (Persero), industri pupuk, dan juga semen ini dalam perkembangannya diusulkan untuk tidak menyertakan industri non-kelistrikan dalam skemanya.

Dengan kata lain, nantinya industri pupuk dan semen harus membeli batu bara sesuai harga pasar tanpa ada mekanisme subsidi.

Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batubara Indonesia (Aspebindo) Anggawira mengatakan, BLU batu bara seharusnya tidak hanya eksklusif untuk listrik, melainkan juga melibatkan industri lainnya yang dirasa penting untuk ekonomi.

Baca Juga: Tanpa Pensiunkan PLTU Batu Bara, NZE 2060 Bakal Sulit Tercapai

"Harusnya BLU dapat menjalankan fungsi pengaturan distribusi sehingga akan ada penilaian yang jelas dalam menentukan sektor industri yang mana yang perlu diberikan batu bara harga khusus," ujar Anggawira dalam webinar, Selasa (2/8/2022).

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Aspebindo Fathul Nugroho menilai fokus pemenuhan energi sebaiknya didasarkan pada arah transformasi tata kelola sumber daya alam nasional.

"Saat ini arah dari pemerintah jelas, investasi dan SDA goals-nya mendorong lahirnya industri hilir seperti semen, pupuk, dan juga smelter. Oleh karena itu kebijakan energi kita juga harus sejalan jangan sampai karena harga mahal pertumbuhan industri hilir terhambat," ujar Fathul.

Fathul menyebut, pada dasarnya industri batu bara juga harus siap jika harga batu bara mulai kembali ke normal seiring dengan akan meningkatnya suplai dari negara seperti China dan Australia.

Pasalnya, dalam praktiknya industri semen juga perlu mendapatkan jaminan suplai batu bara, untuk itu industri ini juga perlu masuk dan diatur dalam skema BLU.

"Industri semen ini kan punya andil besar untuk pembangunan negara, kita harus pastikan jangan sampai industri ini semakin kesulitan mendapatkan suplai batu bara karena efek untuk perekonomian nasionalnya juga besar," jelasnya.

Baca Juga: Survei Ungkap Elektabilitas NasDem Naik Diduga Karena Deklarasi Anies, Loyalis Singgung Lembaga Anti Anies: Siapa yang Bohong?

Penulis: Djati Waluyo
Editor: Rosmayanti

Tag Terkait:

Advertisement

Bagikan Artikel: