Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tim Monitoring Kemendagri untuk Penanganan Bencana Hujan Es di Lanny Jaya Serahkan Bantuan

Tim Monitoring Kemendagri untuk Penanganan Bencana Hujan Es di Lanny Jaya Serahkan Bantuan Kredit Foto: Kemendagri

Petrus Wakerkwa menyebutkan, pihaknya sudah menyalurkan bantuan sebanyak 9,8 ton beras. Namun, dalam pantauan tim Kemendagri, jumlah dan jenis bantuan tersebut belum didukung dengan data.

Wakerkwa mengaku, bantuan sudah disalurkan melalui gembala Gereja PGI, Baptis, dan Kemah Injil. Hal ini dilakukan agar penyaluran bantuan berlangsung merata kepada seluruh warga terdampak.

Baca Juga: Tutup Rakernas APEKSI XV, Mendagri Apresiasi Kepala Daerah Atasi Masa Krisis

"Bantuan disalurkan setiap 3 hari sekali dengan mengumpulkan masyarakat di perbatasan distrik. Hal ini juga memakan waktu karena jarak tempuh menuju lokasi perbatasan selama 2 jam dan jarak tempuh warga selama 6 jam dengan berjalan kaki karena tidak dapat dilalui kendaraan," urai Pj. Bupati itu.

Di sisi lain, Wakerkwa menambahkan, pihaknya sesegera mungkin akan mencabut status tanggap darurat bencana yang seyogianya diberlakukan hingga Oktober. Pihaknya bakal menurunkan status tersebut ke siaga darurat untuk mengantisipasi terjadinya cuaca ekstrem yang dimungkinkan terjadi hingga Oktober 2022.

"Hal ini akan dilakukan dengan mempertimbangkan Pemda masih mampu melakukan penanganan serta meng-counter berita-berita negatif di media yang dinilai banyak tidak sesuai dengan kondisi di lapangan, termasuk mengundang perhatian nasional bahkan internasional," ucapnya.

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Halaman:

Penulis: Ayu Rachmaningtyas Tuti Dewanto
Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: