Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

KIB Bakal Tancap Gas Usai Konsolidasi, Apa Maksudnya?

KIB Bakal Tancap Gas Usai Konsolidasi, Apa Maksudnya? Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang terdiri dari Golkar, PAN, dan PPP akan tancap gas setelah konsolidasi dan penyampaian visi misi. Koalisi bakal langsung bergerak ke seluruh provinsi di Indonesia.

“Acara KIB di Jawa Timur bertujuan untuk merekatkan, melengketkan, memadukan, dan menyatukan gerak langkah politik dalam Pilpres 2024,” jelas Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga saat dihubungi.

Baca Juga: KIB Diharapkan Segera Wujudkan Politik Persatuan dalam Program

Viva menegaskan, KIB akan menggelar hal yang sama di seluruh daerah. Termasuk tingkat kabupaten dan kota di Indonesia.

“Nanti KIB akan menyelenggarakan acara yang seperti di Surabaya di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” ujar Viva.

Di samping itu, lanjut dia, KIB juga akan menyosialisasikan platform koalisi untuk Indonesia Baru. Meski ideologi PAN, Golkar, dan PPP memiliki ciri-ciri khusus masing-masing. Kata Viva, tetapi tidak berbeda secara signifikan. 

“Hal itu terumuskan di platform KIB sebagai pedoman dasar dan nilai perjuangan koalisi,” kata dia.

Viva menambahkan, KIB lebih memprioritaskan mengusung calon dari internal sebagai calon presiden. Di antaranya ada nama Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum Golkar, Airlangga Hartarto dan Ketum PPP Suharso Monoarfa.

“Di acara itu akan mengundang kader KIB di pimpinan daerah,” tegas dia.

Sebelumnya, Ketua DPP PPP Achmad Baidowi menjelaskan, visi misi yang dimaksud dalam konsolidasi KIB besok di Surabaya adalah visi pemerintahan ke depan. KIB mengusung visi besar dalam hal ini terkait dengan pemerintahan setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Karena kan KIB merupakan kelanjutan dari pemerintahan Presiden Jokowi," kata pria yang akrab disapa Awiek. Anggota Komisi VI DPR RI ini mengatakan, visi misi yang dibawa oleh KIB merupakan kelanjutan dari visi misi Presiden Jokowi dan KH Maruf Amin.

Maka dari itu, Awiek menyebut, bahwa calon presiden (Capres) yang akan dimajukan oleh KIB tentu harus paham dan mengerti dari visi besar Presiden Jokowi, ke depan.

"Tentu presiden yang akan diusung nanti harus memahami visi besar tersebut dan bisa berkolaborasi ide terkait dengan menungkan visi dan misi tersebut," terang Awiek.

Terkait sosok capres yang akan diusung oleh KIB, Awiek menyebut akan terlihat ketokohan dari calon tersebut.

Apalagi, KIB memiliki arah visi yang sangat jelas. Sehingga, akan menarik para calon presiden untuk memiliki visi misi yang sama.

"Ya paling tidak, KIB memiliki arah visi yang jelas. Maka kemudian akan menarik, akan merangsang tokoh-tokoh yang memiliki visi yang sama dengan KIB untuk bergabung dan berangkat dari KIB," jelasnya.

Baca Juga: Sentil Hilmi Firdausi, Ferdinand Hutahaean: HTI dan FPI Sekarang Juga Setara dengan PKI..

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan JPNN.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab JPNN.com.

Editor: Muhammad Syahrianto

Advertisement

Bagikan Artikel: