Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Blibli Dukung UMKM Atasi Tantangan Persaingan di Pasar Digital

Blibli Dukung UMKM Atasi Tantangan Persaingan di Pasar Digital Kredit Foto: Antara/Adeng Bustomi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Blibli mengungkapkan sebuah laporan yang disusunnya bersama dengan Litbang Kompas serta Boston Consulting Group berjudul Digitalisasi UMKM: Kunci Pertumbuhan Inklusif Perekonomian Indonesia. Berdasarkan hasil laporan tersebut, UMKM merupakan pilar ekonomi nasional yang memiliki kontribusi sebanyak 60% pada Produk Domestik Bruto (PDB) di mana 99% bisnis yang dijalankan di Indonesia merupakan UMKM.

Melalui data ini, pemberdayaan UMKM pun dirasa diperlukan apalagi ada sebanyak 84% UMKM yang mampu membuka lapangan pekerjaan dan 77% UMKM telah menyerap tenaga kerja lokal.

“Bersama dengan pemerintah daerah, ada banyak hal yang kami kembangkan untuk dapat membantu mitra kami untuk menunjukkan produknya di pasar. Seperti di Jawa Tengah, di Jawa Timur, maupun di Jawa Barat. Kami mengadakan banyak program untuk mendukung UMKM, seperti program pengembangan Kakak Asuh UMKM, Blibli Mitra, dan masih banyak lagi,” ungkap ujar Edward K. Suwignyo, CMO Blibli, dalam Forum Dialog Blibli Bersama Pejuang Lokal pada Senin (15/8/2022).

Baca Juga: Blibli Hadirkan Kampanye Gerakan Bangga dan Beli Produk Lokal, Ada Cashback hingga Diskon Besar

Selama perjalanannya membantu UMKM ini, Edward mengungkapkan bahwa ada banyak tantangan yang dihadapi baik oleh pihak Blibli sebagai penyedia layanan e-commerce maupun UMKM sebagai penjual produk.

“Tantangannya ada banyak, seperti terkait literasi digital. Ketika pertama kali masuk, sebagian besar UMKM itu paham tentang e-commerce, tapi yang benar-benar bisa memakai itu hanya ada sedikit, kurang dari 20% saja karena kurangnya literasi digital."

"Kemudian ketika mereka sudah masuk dunia digital, mereka seringkali kesulitan dalam balancing operasional. Antara memenuhi kebutuhan konsumen dan menyeimbangkan produksi pesanan yang harus langsung dipenuhi. Mereka seringkali kewalahan karena kecepatannya, di dunia digital itu orang-orang selalu menginginkan kecepatan. Jadi UMKM sering tidak siap karena keluasaan pasar yang seperti ini,” ujar Edward.

Untuk membantu UMKM menghadapi berbagai persaingan pasar digital yang kompetitif ini, Edward bersama Blibli selalu berusaha memberikan dukungan yang terbaik, mulai dari memberikan pelatihan terkait literasi digital maupun dalam unjuk visual produk yang dihasilkan oleh UMKM, mulai dari data nutrisi maupun kemasan.

Menanggapi usaha Blibli yang memiliki peran siginifkan dalam mendorong UMKM Indonesia, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Kemaritiman Ditjen IKP Kominfo, Septriana Tangkary memberikan apresiasinya.

Ia mengungkapkan, “kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada Blibi yang memberikan perhatian atas potensi pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan. Saya harap dukungan ini bisa memperluas digitalisasi untuk peningkatan skala bisnis UMKM, terutama yang benar-benar dikreasikan secara lokal untuk mampu bersaing di pasar Indonesia yang begitu dinamis.”

Melalui dukungan banyak pihak seperti Blibli yang juga membantu upaya pemerintah dalam digitalisasi UMKM, Septriana berharap bahwa potensi digitalisasi Indonesia dapat optimal sehingga bisa mendongkrak perekonomian nasional di masa depan.

Baca Juga: Setelah Bank Bengkulu, Kini Bank Sultra Gabung Dalam KUB Bank Bjb

Penulis: Tri Nurdianti
Editor: Rosmayanti

Advertisement

Bagikan Artikel: