Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Tanggapi Omongan Prabowo Soal Pihak yang Tidak Suka Lihat Dia Gabung Pemerintahan, Said Didu: Memangnya Ada yang Rusuh?

Tanggapi Omongan Prabowo Soal Pihak yang Tidak Suka Lihat Dia Gabung Pemerintahan, Said Didu: Memangnya Ada yang Rusuh? Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Warta Ekonomi, Jakarta -

Melalui acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Gerindra, Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto membeberkan adanya pihak yang tidak setuju atas keputusannya bergabung dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Pertahanan. Pernyataan ini ditanggapi oleh Mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu.

"Waktu saya gabung ada pihak-pihak yang kecewa," ungkap Prabowo, di Rapimnas Partai Gerindra, dikutip dari Channel Youtube Garuda TV, Senin (15/8/2022).

Baca Juga: Prabowo Puji NU, Sinyal Gandeng Khofifah Jadi Cawapres Makin Kuat? Pengamat: Peluang Menang akan Besar

Setelah menilik lebih dalam, Prabowo mengungkap orang-orang yang kecewa kepadanya berasal dari luar negeri. Dia menganggap orang tersebut suka melihat Indonesia menjadi rusuh.

Mengetahui kabar itu, Said Didu meminta kepada para pendukung Prabowo untuk bersikap bijak dan membutikan bahwa tudingan itu tidak benar.

"Tuduhan serius nih. Ayo yg kecewa tunjukkah bhw kalian orang baik-baik dan tdk sesuai tuduhan beliau. Memangnya ada rusuh stlh beliau gabung ?," tulis said didu di akun Twitter pribadinya @msaid_didu.

Dia juga berharap kepada para relawan yang telah mendukung Prabowo pada Pilpres 2019 lalu untuk ikhlas.

Baca Juga: Bakal Ada PR Besar Kalau Pilih Muhaimin Jadi Cawapres, Prabowo Subianto Jangan Nekat! Pengamat Sebut Tiga Nama Ini, Siapa?

"Mari ikhlaskan pengorbanan harta, waktu, penjara, bahkan nyawa dari kalian kepada beliau saat ini jadi capres dan semoga Allah membalasnya," harap Said Didu.

Sekedar diketahui, dalam penutupan pidatonya saat Rapimnas Partai Gerindra, Prabowo Subianto membuat pernyataan sikap untuk menjadi Capres 2024. Dia merespons keinginan dari para kader partai yang meminta agar dirinya kembali bertarung dalam pada pilpres 2024.

Baca Juga: Akusisi Axle Asia, Bolttech Siap Perkuat Bisnis Asuransi di Indonesia

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Fajar.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Fajar.co.id.

Editor: Ayu Almas

Advertisement

Bagikan Artikel: