Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Menhub Dorong Sektor Transportasi Bangkit Lebih Cepat Usai Pandemi

Menhub Dorong Sektor Transportasi Bangkit Lebih Cepat Usai Pandemi Kredit Foto: Rena Laila Wuri
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mendorong sektor transportasi untuk bangkit lebih cepat setelah dua tahun terdampak pandemi Covid-19.

Hal itu dikatakannya saat menghadiri peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2022 dengan tema Bangkit Maju Bersama. Menurutnya pemilihan tema ini bertujuan memperkuat sinergi dan kolaborasi bersama antar insan perhubungan di seluruh Indonesia.

“Kita tidak akan bangkit lebih cepat kalau tidak bersama-sama,” ujar Menhub di Benteng Kuto Besak, Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (17/9).

Menhub menjelaskan sektor transportasi sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Namun saat ini, upaya pemulihan sektor transportasi sudah menunjukkan hasil positif. Beberapa capaian positif hingga September 2022 ini berhasil terlihat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, sektor transportasi mampu tumbuh 21,27% di kuartal kedua tahun 2022 dan memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,44%.

Selanjutnya, pengelolaan kembali ruang udara di atas Kepulauan Riau dan Natuna kepada NKRI menjadi suatu langkah maju atas pengakuan internasional terhadap ruang udara Indonesia.

“Pencapaian ini harus kita syukuri bahwa di tengah tantangan yang dihadapi, sektor transportasi dapat memberikan kontribusi yang berarti bagi Indonesia,” ucap Menhub.

Menhub mengungkapkan ke depan masih ada sejumlah pekerjaan rumah di sektor transportasi yang harus dituntaskan. Misalnya peningkatan konektivitas, keselamatan transportasi, dan integrasi antarmoda di seluruh Indonesia.

Usai melakukan upacara, Menhub bersama Gubernur Sumsel Herman Deru dan Walikota Palembang H. Harnojoyo menuju Stasiun LRT Ampera, untuk membagikan kartu elektronik LRT Sumsel secara gratis kepada para penyandang disabilitas.

Hal ini merupakan komitmen dari Kemenhub untuk menyediakan angkutan massal yang inklusif bagi semua kalangan masyarakat, termasuk kelompok rentan seperti: Ibu hamil, anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.

Baca Juga: Hingga Oktober 2022, Volume Transaksi QRIS Bank Mandiri Tembus Rp 2,6 Triliun

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: