Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Ketemu AHY, Surya Paloh, Syaikhu dan Anies Baswedan, JK: Cuma Kebetulan Saja

Ketemu AHY, Surya Paloh, Syaikhu dan Anies Baswedan, JK: Cuma Kebetulan Saja Kredit Foto: Twitter/Yan Harahap
Warta Ekonomi, Jakarta -

Meski Pilpres baru akan berlangsung dua tahun lagi, namun suhu politik jelang Pemilu 2024 tersebut mulai menghangat. Berbagai lobi-lobi politik sudah mulai dilakukan walaupun masih malu-malu kucing.

Yang terbaru adalah pertemuan Anies Baswedan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Surya Paloh, Syaikhu, dan Jusuf Kalla menjadi sorotan publik. Pertemuan mereka terjadi ketika pernikahan Putri Sugeng, kader Partai Nasdem. Pada pesta pernikahan itu, mereka duduk dalam satu meja.

JK, demikian Jusuf Kalla biasa dipanggil, menerangkan maksud duduk dalam satu meja pada pesta pernikahan itu. Hal itu diungkapkan JK ketika ditanya oleh Karni Ilyas dalam program YouTubenya. Baca Juga: Jusuf Kalla Dukung Anies Baswedan dalam Pilpres 2024: Rakyat Mendukung Orang yang Merasa Ditekan

"Menarik dengan pertemuan Bapak di sana berkumpul dengan partai-partai yang mengarahkan dukungannya kepada Anies Baswedan," tanyanya dikutip dari Karni Ilyas Club Kamis (22/9/22).

Menurut Karni Ilyas hal itu seolah mengisyaratkan deklarasi calon. Menjawab hal tersebut, JK mengatakan bahwa pertemuan tersebut terjadi secara kebetulan.

"Semuanya itu kebetulan saja yang namanya pesta kawinan tentu mengundang banyak orang," sambungnya.

Dirinya tidak mengetahui bagaimana protokolnya mengatur sehingga satu meja dengan Surya Paloh, AHY, Syaikhu dan Anies.

"Setelah jam 9 saya pamit meminta permisi mau pulang dan semua teman-teman berdiri," ujarnya.

Kemudian menurutnya, media meminta foto sehingga terjadi satu foto yang tidak direncanakan dan dimaknai secara luar biasa.

Akan tetapi anggapan mencalonkan Anies Baswedan tersebut menurutnya juga tidak salah. "Tidak salah juga memang ada arah ke sana para teman-teman partai," ujarnya. Baca Juga: Selalu Masuk Tiga Besar, JK Optimis dengan Kemenangan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Seperti diketahui, dua tahun lagi Indonesia akan melangsungkan suksesi kepemimpinan melalui Pemilu 2014. Presiden Jokowi yang diusung PDI Perjuangan, tahun politik ini habis masa jabatannya. Dipastikan akan muncul calon-calon baru. Salah satunya Anies Baswedan.

Dari kubu PDI Perjuangan pun tidak kalah panasnya. Baru-baru ini muncul Dewan Kolonel yang akan menyokong Puan Maharani. Namun kemunculan Dewan Kolonel sendiri mendapat tantangan dari kubu Ganjar Pranowo dengan memunculkan wacana Dewan Kopral.

Baca Juga: Dilindungi Sejak Pemeriksaan Polisi Hingga Sidang, Hakim Minta Bharada E Jujur Soal Kasus Yosua: Saudara Sudah Membuka Kotak Pandora Ini

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Suara.com. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Suara.com.

Editor: Fajar Sulaiman

Advertisement

Bagikan Artikel: