Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Kesadaran Peternak untuk Vaksinasi Hewan Ternak Masih Rendah

Kesadaran Peternak untuk Vaksinasi Hewan Ternak Masih Rendah Kredit Foto: Kementan.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Riau, dr Faralinda Sari melihat kesadaran peternak untuk melakukan vaksinasi hewan ternaknya di Riau masih rendah.

Padahal, vaksinasi adalah satu-satunya cara untuk mencegah hewan ternak terserang penyakit. Contohnya di saat-saat merebaknya virus penyakit mulut dan kuku (PMK) serta penyakit ngorok atau septicaemia epizootuca (SE) seperti saat ini.

"Untuk mencegah hewan ternak terserang penyakit, harus divaksinasi. Itu yang perlu, tapi sayangnya peternak kita kesadaran untuk vaksinasi hewan ternaknya masih rendah. Mungkin karena selama ini belum pernah terjadi kasus seperti ini," kata Faralinda, kemarin.

Untuk itu, ia pun mengimbau agar para peternak mau melakukan vaksinasi hewan ternaknya. Sebab jika hal itu tidak juga dilakukan, resiko kematian hewan sangat tinggi.

"Resiko kematian hewan ternaknya bisa 90% kalau terserang SE atau penyakit ngorok. Makanya kami imbau untuk melakukan pencegahan dengan vaksinasi," jelasnya.

Baca Juga: Tingkatkan Pemahaman PMK, BNPB Bekali Personel di Daerah

Saat ini, stok vaksin hewan ternak untuk menangani penyakit ngorok ini memang habis. Namun, Disnakeswan menyatakan siap untuk membantu pengadaan vaksin tersebut."Stok vaksin saat ini habis, tapi bisa kita upayakan ke pusat," imbuhnya

Baca Juga: Ingin Hattrick, Ganjar Pranowo Bakal Penuhi Syarat Kemenangan PDIP di Pemilu 2024, Kok Bisa?

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: