Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Baru Jadi Kuasa Hukum Bu PC, Eks Jubir KPK Langsung Ditantang Pihak Brigadi J: Berani Nggak?

Baru Jadi Kuasa Hukum Bu PC, Eks Jubir KPK Langsung Ditantang Pihak Brigadi J: Berani Nggak? Kredit Foto: Antara/ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.
Warta Ekonomi, Jakarta -

Setelah resmi menjadi kuasa hukum Putri Candrawathi yang merupakan tersangka pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, Febri Diansyah ditantang oleh Tim Kuasa Hukum Keluarga Brigadir J, Martin Lukas Simanjuntak. Martin menantang eks Jubir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu untuk membawa kliennya ke KPK.

Diketahui, Febri mengaku bakal objektif sebagai advokat dalam mendampingi Putri Candrawathi (PC). Menurut Martin, objektif bisa dimulai Febri sebagai pegiat antikorupsi dalam menjalankan idealismenya.

Baca Juga: Gus Umar Sebut Alasan Objektif Febri Diansyah 'Basi', Teddy: Jangan Kebencianmu Terhadap Suatu Kaum Buatmu Berlaku Tak Adil!

Martin lantas meminta Febri selaku eks pegawai KPK sekaligus kuasa hukum Putri untuk menyeret kliennya ke KPK. Dia menilai Putri Candrawathi bisa saja terseret dugaan gratifikasi berupa pemberian uang dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

"Dengan demikian, dia harus mengusut tuntas dugaan suap itu kepada antarlembaga dan para tersangka. Berani enggak mereka?" ucap dia di Hotel Santika, Jakarta Barat, Kamis (29/9/2022).

Martin juga menyoroti pernyataan Febri perihal tak akan membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. "Bisa dimulai dari temuan dugaan suap. Sebab, suap itu juga korupsi," tegasnya.

Baca Juga: UMP Jateng Rp1,9 Juta, Ganjar Pranowo Disentil: Buruh dan Rakyat Jateng Aja Tak Sejahtera, Gimana Mau jadi Presiden!

Baca Juga: Pendukungnya Sebut Anies Kerap Diserang Isu Hoaks, Waketum Partai Garuda Sentil: Jika Tidak Mampu Menari, Jangan Salahkan Lantainya

Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan GenPI. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab GenPI.

Editor: Puri Mei Setyaningrum

Advertisement

Bagikan Artikel: