Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Inflasi Naik, Pemprov Riau Minta Operasi Pasar Beras Diperbanyak

Inflasi Naik, Pemprov Riau Minta Operasi Pasar Beras Diperbanyak Kredit Foto: Antara/Asep Fathulrahman
Warta Ekonomi, Jakarta -

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan angka inflasi tahunan di Indonesia saat ini berada pada angka 5,92%, sementara inflasi Provinsi Riau di angka 7,2%. 

Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, SF Hariyanto mengatakan penyumbang terbesar melonjaknya inflasi di tanah air yakni BBM dan beras premium.  Untuk itu, ia meminta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop UKM) Provinsi Riau menggelar operasi pasar beras. 

"Tidak hanya operasi pasar murah sembako saja yang digelar, namun perbanyak operasi pasar beras premium," Ucap Hariyanto saat memimpin rapat pengendalian program dan kegiatan Inflasi Pemprov Riau Tahun 2022 di Gedung Menara Lancang Kuning, Selasa (25/10). 

Baca Juga: Kendalikan Inflasi, Tito Minta Pemda Tak Ragu Gunakan APBD

Jika Pemprov Riau tidak mengambil langkah-langkah antisipasi dalam pengendalian inflasi, ia  menilai angka inflasi akan terus meninggi. Untuk itu dirinya mengimbau kepala OPD agar cepat merealisasikan anggaran bantuan (dengan dana belanja tidak terduga atau BTT) kepada masyarakat di Provinsi Riau yang terdampak inflasi. 

"Dana belanja tidak terduga itu disalurkan sebagai bentuk dukungan pengendalian inflasi. Nantinya, berguna agar daya beli masyarakat diharapkan bisa meningkat dan sekaligus bisa mengurangi beban masyarakat," jelasnya.  Hariyanto mengingkan BTT sudah bisa direalisasikan menjelang akhir Oktober 2022. 

Baca Juga: Pembangunan KEK Kura-Kura Bali Diharapkan Dapat Mendukung Quality Tourism di Bali

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Tag Terkait:

Bagikan Artikel: