Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Government
Video
Indeks
About Us
Social Media

Gerah dengan Ruhut Sitompul yang 'Jelek-jelekin' Anies Soal Jadi Pembicara G20, Andi Sinulingga: Giliran Digodain Dikit...

Gerah dengan Ruhut Sitompul yang 'Jelek-jelekin' Anies Soal Jadi Pembicara G20, Andi Sinulingga: Giliran Digodain Dikit... Kredit Foto: Golkarpedia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Momen diundangnya Anies Baswedan sebagai pembicara ajang Bloomberg NEF Summit, yang merupakan bagian side event KTT G20 membuat Politisi PDIP Ruhut Sitompul kembali melayangkan kritik. Ia menuding kehadiran Eks Gubernur DKI Jakarta itu bukan atas undangan, melainkan  mengisi sendiri formulir untuk menjadi pembicara.

Semua tuduhan Ruhut tersebut akhirnya ditanggapi oleh Eks Politisi Golkar yang juga Loyalis Anies Baswedan, yaitu Andi Sinulingga. Ia mengaku heran dan tak habis pikir dengan pernyataan Ruhut.

Baca Juga: Umbar ‘Kemesraan’ dengan Gibran Rakabuming, Anies Baswedan Mainkan Manuver Politik dengan Apik

"Dan dengan bangganya mereka mengatakan bahwa Anies gak diundang, Anies cuma ngisi formulir ajuin diri sendiri utk bicara. Dia kira forum itu kayak forum kelas udik diatas pohon kali," tulis Andi Sinulingga di Twitter.

"Giliran digodain dikit aja, langsung deh ngamuk, ngomong jorok. Padahal cuma di godain doang," pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Rasyid Baswedan diundang panitia untuk menjadi salah satu pembicara di acara G20 di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Provinsi Bali, Sabtu (12/11/2022).

Baca Juga: Gibran Mau Belajar ke Anies Baswedan Biar Bisa Jadi Gubernur Sukses, Said Abdullah: Kenapa Gak ke Bapaknya Aja?

Anies diminta panitia untuk menjadi salah satu narasumber terkait kepemimpinannya di Provinsi DKI Jakarta, khususnya terkait pengendalian emisi karbon.

"Sebuah kehormatan diundang sebagai pembicara dalam acara Bloomberg NEF Summit, salah satu side event di G20 dan B20, di Nusa Dua, Bali," katanya melalui akun Twitter, @aniesbaswedan dikutip di Jakarta, Senin (14/11/2022).

"Berbagi pengalaman tentang berbagai upaya yang telah dilakukan di Jakarta dalam menghadapi perubahan iklim," kata Anies melanjutkan.

Menurut Anies, Jakarta telah berhasil menurunkan emisi gas rumah kaca hingga 26 persen pada 2020. Angka itu, diklaimnya, bahkan melampaui target penurunan 30 persen pada 2030.

Baca Juga: Ruhut Tuduh Anies Daftar Sendiri Jadi Pembicara Event G20, Relawan: Bodoh, Otak Dangkal

Dia menganggap, pencapaian luar biasa di Ibu Kota tersebut dimungkinkan berkat tiga prinsip yang selalu dipegangnya.

Pertama, selesaikan dari akar masalahnya: mengubah kota yang tadinya car oriented development menjadi transit oriented development.

Kedua, kolaborasi adalah kunci: kami berkolaborasi dengan berbagai organisasi, pemangku kepentingan, dan mengajak warga kota terlibat juga.

Baca Juga: Ruhut Sebut Anies Tak Bisa Lepas Cap Bapak Politik Identitas, Relawan: Dia Mah Lagi Cari Panggung

Ketiga, evidence-based policy: pengambilan kebijakan harus selalu berdasarkan pada data dan ilmu pengetahuan.

Anies tidak segan meminta masukan dari para ahlinya, termasuk belajar dari kota atau negara lain di dunia yang juga menghadapi masalah serupa.

Baca Juga: Industri Perkebunan Berpegang Teguh Pada Konsep Bisnis Berkelanjutan

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Ayu Almas

Bagikan Artikel: