Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Destinasi Wisata Terdampak Gempa Cianjur, Sandiaga Uno Fokuskan Pada Perbaikan

Destinasi Wisata Terdampak Gempa Cianjur, Sandiaga Uno Fokuskan Pada Perbaikan Kredit Foto: Kemenparekraf
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, tidak sedikit destinasi wisata yang terdampak.

Misalnya Desa Wisata Gunung Padang, Tepatnya di area pintu masuk Desa Wisata yang berlokasi di Kampung Gunung Padang, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

"Kerusakannya sekitar 5 persen dan itu diberitahu oleh kadis Pariwisata Cianjur. Karena para pelaku pariwisata ekonomi kreatif lebih siap," kata Sandiaga Uno.

Namun Sandiaga Uno juga mengatakan, bahwa pelaku ekonomi kreatif tak begitu berdampak secara signifikan. Sebab, menurut Sandiaga Uno, pelaku Parekraf telah menerapkan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability) dan memperoleh sertifikat.

"Karena kita baru saja mensertifikasi CHSE dan mereka berhasil memenangkan ini. Sehingga dampaknya ini hanya di tempat masuk saat wisatawan enrty di Desa Wisata Situs Gunung Padang," ujarnya.

Tidak hanya Desa Wisata Gunung Padang, ada pula destinasi wisata lain yang terdampak bencana gempa bumi Cianjur. Walaupun kerusakan yang dialami hanya berkisar antara 5-10 persen.

Namun untuk jumlah korban jiwanya, Sandiaga Uno belum bisa memastikan.

"Di sentra ekonomi kreatif di Kota Cianjur sendiri kerusakannya juga relatif minimal antara 5-10 persen. Dari pelaku Parekraf alhamdulilan perhari ini kami blum diberitahukan jumlah korban jiwa yang signifikan," tegas Sandiaga Uno.

Sandiaga Uno juga menegaskan bahwa sampai saat ini destinasi wisata yang ada di Kabupaten Cianjur ditutup sementara. Hal itu dikarenakan pihaknya tengah fokus untuk memperbaiki bangunan yang terdampak untuk memastikan keamanan wisatawan.

"Ditutup sementara termasuk yang di Cipanas, yang di laporkan kepada kami sekarang ini dilakukan perbaikan dulu, dipastikan kondisi bangunannya kuat," ucapnya.

Menurut Sandiaga Uno, Kemenparekraf saat ini juga telah menurunkan 14 posko pengungsian melalui relawan Geber Parekraf Peduli untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.

"Sudah ada tim yang turun. Ada 14 posko yang didirkan bersama para relawan Geber Parekraf Peduli untuk membantu para pengungsi. Kebutuhan-kebutuhan dasar mereka, baik dari kebutuhan tenda, selimut, susu buat anak," ujar Sandiaga Uno.

Mantan Wagub DKI Jakarta itu juga menghimbau masyarakat untuk turut bergotong royong dan saling membantu korban gempa Cianjur.

"Jadi kami menghimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk bergandengan tangan bergotongroyong untuk membantu saudara-saudara kita di Cianjur," sambungnya.

Diketahui sebelumnya, gempa bumi Cianjur terjadi pada hari Senin 21 November 2022, pukul 12.15 WIB. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berkekuatan 5,6 SR itu terletak di darat pada koordinat 107,05 BT dan 6,84 LS. 

Akibat bencana tersebut sebanyak 310 orang meninggal dunia, dan ribuan orang luka-luka. Selain itu, puluhan ribu rumah juga rusak total.

Baca Juga: Mendag Zulkifli: Pembelian Minyakita Lebih dari Lima Liter Wajib Tunjukkan KTP

Editor: Ferry Hidayat

Bagikan Artikel: