Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Sandiaga Uno: Bisnis F&B Tetap Menjanjikan Jika Tepat Konsep dan Selaras Ekonomi Hijau

Sandiaga Uno: Bisnis F&B Tetap Menjanjikan Jika Tepat Konsep dan Selaras Ekonomi Hijau Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode sebelumnya, Sandiaga Uno, menyoroti besarnya peluang usaha food and beverage (F&B) selama pelaku usaha mampu membaca selera pasar dan menghadirkan konsep yang tepat. Hal tersebut disampaikannya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Jumat (9/1/2026).

Menurut Sandiaga, bisnis F&B tidak akan pernah kehilangan pasar karena kebutuhan dasar manusia terhadap makanan akan selalu ada. Namun, ia menekankan bahwa tidak semua pelaku usaha di sektor ini otomatis berhasil.

“F&B itu menurut saya selama manusia itu punya mulut dan perut, kalau kita punya konsep yang pas dengan selera pasar, bisnis F&B selalu menjanjikan,” ujar Sandiaga dalam unggahannya.

Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan pengalamannya, hanya sekitar 20 persen bisnis F&B yang benar-benar menjadi pemenang. Sandiaga mencontohkan pertemuannya dengan pelaku usaha ayam gepuk yang berhasil menembus pasar internasional hingga Kuala Lumpur melalui perusahaan bernama Top Global.

Baca Juga: Sandiaga Uno Gelar Bazar Sembako Murah, Ringankan Warga Terdampak Bencana Sumatera

Di sisi lain, Sandiaga juga menyinggung tingginya angka kegagalan di sektor kuliner. Ia menyebutkan bahwa secara statistik, dari 10 bisnis F&B, empat di antaranya tutup pada tahun pertama, empat lainnya berjalan biasa saja dan akhirnya tutup di tahun kelima, sementara hanya dua yang benar-benar memiliki prospek menjanjikan.

Dua bisnis yang bertahan dan berkembang inilah, menurut Sandiaga, menjadi fokus utama untuk diarahkan pada investasi berbasis ekonomi hijau. Ia menilai tren green economy saat ini tengah berkembang pesat dan membuka peluang besar, termasuk di sektor F&B.

Sandiaga menjelaskan bahwa konsep ekonomi hijau dalam bisnis kuliner dapat diterapkan melalui berbagai aspek, mulai dari pengelolaan limbah yang baik hingga keberlanjutan produk. Ia mencontohkan, restoran dapat menekankan bahwa produknya dihasilkan dengan prinsip ramah lingkungan dan bertanggung jawab.

Selain keberlanjutan lingkungan, aspek kesehatan juga dinilai menjadi nilai tambah. Sandiaga menyebut bisnis F&B dapat dikembangkan dengan menawarkan produk-produk sehat, termasuk penggunaan bahan organik, sebagai bagian dari strategi pemasaran yang relevan dengan tren ekonomi hijau dan gaya hidup masyarakat saat ini.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Istihanah
Editor: Istihanah

Advertisement

Bagikan Artikel: