Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Sport & Lifestyle
Video
Indeks
About Us
Social Media

Efek BBM, Inflasi November Sebesar 5,42%

Efek BBM, Inflasi November Sebesar 5,42% Kredit Foto: Boyke P. Siregar
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tren inflasi tinggi masih berlanjut. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, inflasi tahun kalender dari januari hingga November 2022 atau year to date sebesar 4,82%. Sementara secara tahunan atau year on year mencapai 5,42%.

BPS juga mencatat terjadi inflasi pada November sebesar 0,09% secara bulanan. “Komoditas penyumbang inflasi tertinggi secara year on year adalah bensin, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara, rokok, beras, telur ayam ras, dan tarif angkutan dalam kota,” Kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Setianto dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (1/12).

Setianto menambahkan tekanan inflasi komponen harga yang diatur pemerintah secara tahunan masih tinggi yang didorong oleh kenaikan harga bensin, bahan bakar rumah tangga, tarif angkutan udara dan tarif angkutan dalam kota.

Sementara tekanan inflasi tahunan komponen harga bergejolak pada November kembali mengalami penurunan dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh penurunan harga beberapa komoditas pangan. “Tekanan inflasi komponen inti secara tahunan masih terkendali,”pungkasnya,

Baca Juga: Gerindra Diminta Buka Isi Perjanjian Politik dengan Anies Baswedan, Perbuatan Prabowo Bisa Jadi Penentu Keabsahan

Penulis: Boyke P. Siregar
Editor: Boyke P. Siregar

Advertisement

Bagikan Artikel: